SLEMAN — Ribuan warga dari berbagai penjuru memadati Wonolelo, Ngemplak, Sleman, pada Jumat (24/7/2026) untuk mengikuti puncak acara Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59. Tradisi tahunan ini selalu menyedot perhatian, dengan momen rebutan apem sebagai daya tarik utama. Panitia membagikan ribuan kue apem, simbol keberkahan yang dipercaya membawa rezeki bagi yang mendapatkannya.
Saparan Ki Ageng Wonolelo adalah warisan budaya yang mengakar di Sleman. Ki Ageng Wonolelo merupakan tokoh penyebar Islam pada era Kerajaan Mataram. Tradisi ini digelar setiap tahun sebagai bentuk syukur dan penghormatan atas perjuangannya. Acara tahun ini menjadi edisi ke-59, menandai konsistensi masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai leluhur.
Rangkaian Saparan sudah berlangsung beberapa pekan sebelumnya, meliputi kegiatan doa bersama, kirab, dan pentas seni. Puncaknya adalah pembagian apem yang dilakukan seusai prosesi utama. Warga yang hadir rela berdesakan demi mendapatkan apem yang diyakini membawa berkah.
Ribuan warga tampak antusias saat panitia mulai melemparkan apem dari atas panggung. Momen rebutan ini berlangsung meriah, tanpa insiden berarti. Anak-anak hingga orang dewasa ikut serta, menciptakan pemandangan unik khas tradisi pedesaan. "Sudah jadi kebiasaan setiap tahun, ramai sekali," ujar salah satu warga setempat tanpa menyebut nama.
Panitia menyiapkan apem dalam jumlah besar, sebagian besar berasal dari sumbangan warga. Tradisi berbagi ini memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga. Selain apem, ada juga jajanan pasar lain yang dibagikan secara simbolis.
Bagi masyarakat Sleman, Saparan bukan sekadar ritual tahunan. Acara ini menjadi ruang memperkuat identitas budaya dan silaturahmi. Pemerintah setempat turut mendukung pelestarian tradisi ini sebagai objek wisata budaya. Generasi muda pun diajak terlibat agar warisan ini tidak punah.
Dengan suksesnya Saparan ke-59, panitia berharap tahun depan bisa lebih meriah. Tradisi rebutan apem di Wonolelo diyakini akan terus menjadi magnet bagi warga dan wisatawan yang ingin merasakan keunikan budaya Yogyakarta.