BANTUL — Sebanyak 15 perusahaan dari berbagai sektor industri berpartisipasi dalam Job Fair tersebut, membuka total 1.000 lowongan pekerjaan. Perusahaan yang hadir berasal dari beragam daerah, sehingga peluang kerja yang ditawarkan pun bervariasi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan bahwa dari 1.000 lowongan yang tersedia, pihaknya optimistis sekitar 750 pencari kerja bisa langsung diterima. "Dari 1.000 lowongan, semoga bisa sekitar 750 yang terserap," ujarnya di Bantul, Jumat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja, mengajak masyarakat setempat yang tengah mencari pekerjaan untuk memanfaatkan kesempatan ini. Menurut dia, Job Fair mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung, sehingga proses rekrutmen lebih efektif.
"Bagi masyarakat Bantul, khususnya para pencari kerja, silakan datang ke acara ini karena menjadi kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak," kata Agus.
Penyelenggaraan Job Fair ini merupakan kerja sama antara DKUKMPP Bantul dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul. Prapta Nugraha menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan, termasuk pendaftaran, seleksi, hingga wawancara kerja, akan ditangani langsung oleh Disnakertrans.
"Teknis pelaksanaannya nanti bersama Disnakertrans Bantul, termasuk proses wawancara dan tahapan lainnya," ujar Prapta.
Job Fair ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Bantul dalam mengurangi angka pengangguran di wilayahnya. Warga diharapkan datang langsung ke lokasi pada 6–7 Agustus 2026 untuk mengikuti proses seleksi dan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan.