Bantul Targetkan 17 Kapanewon Punya Lintasan Jogging, Perdana Jogging Track Paseban Diresmikan dengan Beton Porous

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 16:06:31 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan Jogging Track Paseban dengan permukaan beton porous sebagai lintasan olahraga publik.

BANTUL — Pemerintah Kabupaten Bantul terus merealisasikan target penyediaan fasilitas olahraga publik yang merata. Langkah terbaru diwujudkan melalui peresmian Jogging Track Paseban yang berlokasi di kawasan Lapangan Paseban, Minggu (5/7/2026). Fasilitas ini menjadi proyek percontohan sebelum pembangunan lintasan serupa diperluas ke seluruh 17 kapanewon di Bantul.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan langsung lintasan tersebut didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, jogging track ini dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang mendorong gaya hidup sehat dan interaksi sosial warga.

“Pembangunan Jogging Track Paseban merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Halim dalam sambutannya.

Beton Porous, Infrastruktur Hijau yang Menyerap Air

Salah satu keunggulan utama lintasan ini terletak pada materialnya. Pemkab Bantul menggunakan beton porous atau porous concrete sebagai permukaan utama lintasan. Material ini memiliki pori-pori yang memungkinkan air hujan meresap langsung ke dalam tanah, berbeda dengan beton konvensional yang cenderung menahan air di permukaan.

“Dengan teknologi ini, Jogging Track Paseban tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi contoh penerapan infrastruktur hijau yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” kata Halim. Teknologi ini dinilai mampu mengurangi genangan, mempercepat pengeringan lintasan setelah hujan, serta menjaga cadangan air tanah.

Target Pemerataan Fasilitas Olahraga di 17 Kapanewon

Peresmian Jogging Track Paseban merupakan bagian dari program jangka panjang Pemkab Bantul. Pemerintah daerah menargetkan setiap kapanewon memiliki lintasan jogging yang mudah diakses warga tanpa harus bepergian jauh ke pusat kota.

Halim menjelaskan, program pembangunan lintasan lari akan diperluas secara bertahap hingga mencakup seluruh 17 kapanewon di Kabupaten Bantul. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga yang aman dan nyaman.

“Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bantul untuk menghadirkan lintasan jogging di seluruh 17 kapanewon, sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau,” ujarnya.

Aturan Penggunaan dan Harapan Jadi Ruang Sosial Warga

Selain manfaat kesehatan, keberadaan ruang publik yang aktif diyakini mampu menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Pemkab Bantul berharap kawasan Jogging Track Paseban dapat berkembang menjadi ruang bersama yang dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga kehadiran Jogging Track Paseban dapat menjadi ruang bersama yang mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga, mempererat interaksi sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Halim.

Agar fungsi fasilitas tetap terjaga, pemerintah daerah menetapkan sejumlah aturan. Pengunjung dilarang berjualan di area lintasan, membuang sampah sembarangan, menggunakan jogging track sebagai arena bermain kendaraan mainan maupun sepeda, serta melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas publik. Pemkab Bantul mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat aset bersama ini demi manfaat jangka panjang bagi kesehatan warga dan kualitas lingkungan perkotaan.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top