DI YOGYAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pembagian tugas untuk tiga wakil menteri keuangan belum ditetapkan. Presiden Prabowo Subianto melantik dua wamenkeu baru, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Afirman, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10). Dengan demikian, jumlah wamenkeu kini menjadi tiga, melengkapi Juda Agung yang sudah menjabat sebelumnya.
Suahasil menyampaikan bahwa dirinya bersama tiga wamenkeu akan segera menggelar pertemuan untuk membahas porsi kerja masing-masing secara menyeluruh. Namun ia belum merinci kapan rapat tersebut digelar maupun bidang apa saja yang akan dibagi ke tiap wakil menteri.
"Kita ngobrol dulu," ujar Suahasil di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).
Dua Wamenkeu Baru Dilantik di Istana Negara
Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Afirman resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10). Keduanya mengisi kursi wakil menteri keuangan yang sebelumnya hanya ditempati Juda Agung.
Penambahan dua posisi ini membuat Kementerian Keuangan dipimpin satu menteri dengan tiga wakil menteri. Formasi tersebut tergolong jarang dalam sejarah Kemenkeu, yang biasanya hanya memiliki satu hingga dua wakil menteri.
Kepres Sebut Ketiganya Setara
Suahasil menegaskan bahwa dalam Keputusan Presiden, ketiga wamenkeu diangkat secara setara dengan jabatan yang sama. Tidak ada wamenkeu yang diposisikan lebih senior dibanding yang lain.
Karena itu, pola penugasan ke depan akan dirancang agar seluruh jajaran pimpinan bisa saling mengisi dalam mengawal pekerjaan Kemenkeu yang dinilai sangat luas. Pembagian bidang akan disusun setelah rapat internal digelar.
"Kami, dengan saya sebagai Menteri Keuangan pasti kita akan duduk bersama dan kita akan melihat keseluruhan pekerjaan Kementerian Keuangan yang sedemikian komprehensif, lalu kemudian kita akan saling mengisi," jelasnya.
Beban Kerja Kemenkeu Jadi Pertimbangan
Kementerian Keuangan menangani sejumlah agenda besar sekaligus, mulai dari penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, pengelolaan penerimaan negara, hingga pengawasan sektor keuangan bersama lembaga lain. Rentang tugas itu menjadi salah satu alasan mengapa formasi tiga wamenkeu dibentuk.
Pasar obligasi dan pelaku usaha biasanya mencermati komposisi kepemimpinan Kemenkeu karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan fiskal, penerbitan surat berharga negara, dan insentif pajak. Kejelasan pembagian tugas diharapkan mempercepat pengambilan keputusan di bidang-bidang tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal rapat perdana Suahasil bersama ketiga wamenkeu maupun cakupan bidang yang akan dibagi di antara mereka.