DI YOGYAKARTA — Ride1Up resmi meluncurkan Prodigy V2 Eco dengan banderol USD 1.295, sebuah e-bike mid-drive bermotor Brose TF Sprinter bertenaga 90 Nm. Harga tersebut jauh di bawah e-bike mid-drive premium seperti Trek FX+ 7S atau Specialized Turbo Vado SL 2 5.0 yang dibanderol di atas USD 4.000. Unit sudah dibuka untuk pre-order dan pengiriman diperkirakan mulai dalam beberapa pekan ke depan.
Ride1Up menempatkan Prodigy V2 Eco sebagai versi paling terjangkau dari lini Prodigy, yang selama beberapa tahun menjadi penawaran mid-drive premium perusahaan. Alih-alih memangkas dapur pacu, Ride1Up memilih berkompromi di komponen yang lebih mudah diganti pemilik.
Motor Brose TF Sprinter dan Baterai Samsung 504 Wh
Jantung Prodigy V2 Eco adalah motor mid-drive Brose TF Sprinter buatan Jerman dengan torsi 90 Nm, dipadukan baterai 36V 14Ah berkapasitas 504 Wh yang memakai sel Samsung. Motor ini mengandalkan sensor torsi terintegrasi, bukan sensor kecepatan biasa.
Konfigurasi tersebut menempatkan Prodigy V2 Eco pada kelas performa Class 3, dengan kecepatan maksimum hingga 28 mph atau setara 45 km/jam. Pada e-bike seharga USD 1.295, kombinasi motor mid-drive Eropa dan sel Samsung tergolong jarang ditemui.
Komponen yang Dikorbankan demi Tekan Harga
Untuk mencapai harga tersebut, Ride1Up mengganti beberapa komponen dibandingkan varian Prodigy yang lebih mahal. Ban Maxxis digantikan ban yang lebih ekonomis, sementara rem hidraulis empat piston diganti rem hidraulis dua piston 180mm.
Drivetrain memakai setup 9 kecepatan dengan derailleur microSHIFT Advent dan cassette Shimano Alivio 11-34T. Komponen ini bukan kelas atas, tetapi masih tergolong layak dan relatif murah jika suatu saat perlu diganti.
Pendekatan tersebut berbeda dari e-bike murah kebanyakan yang biasanya memakai motor hub tanpa nama. Ride1Up justru mempertahankan bagian termahal — motor dan baterai — lalu berhemat di komponen yang bisa di-upgrade belakangan.
Fork Suspensi 100mm hingga Rack Belakang 40 Pon
Prodigy V2 Eco dilengkapi fork suspensi 100mm dengan lockout, meski merek fork yang dipakai belum dipastikan. Ada pula lampu depan dan belakang terintegrasi, fender penutup penuh, serta rack belakang berating 40 pon.
E-bike ini memakai roda 27,5 inci, stem yang bisa disetel, dan tersedia dalam dua gaya rangka: step-through serta step-over. Dua pilihan rangka ini berfungsi sebagai opsi mounting "lebih pendek" dan "lebih tinggi" karena Ride1Up tidak menyediakan beberapa ukuran rangka.
Perbandingan Harga dengan E-Bike Premium
Ride1Up sendiri menyandingkan Prodigy V2 Eco dengan Trek FX+ 7S, Trek Allant+ 8S, dan Specialized Turbo Vado SL 2 5.0. Ketiga model tersebut dibanderol di atas USD 4.000, atau lebih dari tiga kali harga Prodigy V2 Eco.
Perbandingan ini tidak sepenuhnya setara. Merek premium menawarkan keunggulan pada seleksi komponen, dukungan dealer, rekayasa rangka, serta jaringan servis. Namun selisih harga lebih dari tiga kali lipat tetap sulit diabaikan.
E-bike hub-motor seharga USD 1.295 bukan hal mengejutkan. Yang berbeda adalah e-bike USD 1.295 dengan motor mid-drive Brose 90 Nm, sensor torsi, baterai sel Samsung 504 Wh, rem hidraulis, suspensi, fender, lampu, dan rack belakang dalam satu paket.
Pre-Order Dibuka, Pengiriman Beberapa Pekan Lagi
Prodigy V2 Eco saat ini terdaftar untuk pre-order di harga USD 1.295. Ride1Up menyatakan pengiriman diperkirakan mulai berjalan dalam beberapa pekan ke depan.
Ride1Up juga menyediakan ulasan Prodigy V2 versi reguler, yang secara garis besar merupakan e-bike sama dengan rem, ban, dan komponen lain yang sedikit lebih baik.