DI YOGYAKARTA — Perubahan status penerbit di halaman Steam South of Midnight ini pertama kali disorot oleh developer indie Michael Klamerus di platform Bluesky. Dalam daftar tersebut, Compulsion Games kini tampil sebagai publisher, bukan lagi Xbox Game Studios yang selama ini menaunginya.
Langkah ini mempertegas status Compulsion Games sebagai salah satu dari empat studio yang dipisahkan dari Xbox. Sebelumnya, Microsoft memang mengonfirmasi adanya restrukturisasi besar-besaran yang membuat sejumlah studio internalnya beroperasi secara independen di tengah kebijakan efisiensi yang memakan ribuan korban PHK.
Perlakuan Berbeda untuk Studio Lain
Menariknya, perubahan serupa tidak terjadi pada studio lain yang juga disebut ikut dipisahkan. Double Fine, pengembang Psychonauts 2, masih tercatat dengan Xbox Game Studios sebagai publisher di Steam. Hal yang sama berlaku untuk Undead Labs (State of Decay 3) dan Ninja Theory (Senua), meski kedua studio tersebut kabarnya sudah diakuisisi oleh publisher lain yang belum diumumkan secara resmi.
Perbedaan status ini memunculkan spekulasi di kalangan komunitas mengenai sejauh mana otonomi masing-masing studio pasca-pemisahan. Apakah ini murni soal administratif atau ada arahan strategis yang berbeda untuk tiap tim pengembang.
Kondisi Xbox yang Sedang Tidak Stabil
Kabar ini datang di tengah masa sulit bagi Xbox, baik dari sisi internal karyawan maupun basis penggemar. Salah satu pukulan terbaru adalah angka penjualan awal Halo: Campaign Evolved yang disebut-sebut lesu di pasaran.
Meski begitu, ada sejumlah agenda yang bisa dinantikan para pemain dalam beberapa bulan ke depan. Gears of War: E-Day dijadwalkan rilis pada Oktober dengan membawa mode multiplayer yang sudah bisa dicoba lebih awal, plus edisi khusus controller. Forza Horizon 6 yang mendapat nilai sempurna juga kabarnya akan mampir ke PlayStation sebelum akhir tahun. Sementara itu, Fable dijadwalkan hadir pada Februari tahun depan.
Bagi pemain di Indonesia, perubahan status publisher ini tidak akan mengubah akses atau konten South of Midnight di Steam. Namun, langkah ini bisa menjadi sinyal awal bagaimana Microsoft mengelola portofolio studio first-party mereka ke depan, terutama dalam hal distribusi dan kolaborasi lintas platform.