SLEMAN — Sebanyak 38 putra-putri terbaik Kabupaten Sleman resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka pada 15 Agustus 2026. Mereka menjalani masa karantina hingga 18 Agustus sebelum bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Drs. Muhamad Aji Wibowo, M.Si., menyampaikan bahwa proses rekrutmen telah berlangsung sejak awal Maret. Dari total 308 pelajar yang mendaftar, hanya 38 yang dinyatakan lolos seleksi akhir.
Seleksi Berlapis: Dari Tes Wawasan Kebangsaan hingga Kesamaptaan Fisik
Rekrutmen diawali dengan pendaftaran daring melalui portal resmi BPIP dan luring di Gedung Unit 1 Pemkab Sleman pada 9–13 Maret 2026. Sebanyak 162 siswa dinyatakan lolos administrasi serta Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).
Tahapan berlanjut pada 6–9 April 2026 dengan serangkaian tes kesehatan, kesamaptaan fisik, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Proses penyaringan yang ketat ini menghasilkan komposisi 19 putra dan 19 putri yang kemudian menjalani pemusatan latihan sejak 21 Juli hingga 13 Agustus.
Satu Pelajar Sleman Tembus Paskibraka Nasional
Kualitas calon Paskibraka asal Sleman teruji hingga level yang lebih tinggi. Sebanyak 7 wakil Sleman berhasil lolos seleksi ke tingkat Provinsi DIY, sementara satu siswa atas nama Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto sukses menembus seleksi tingkat nasional.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa pembinaan ideologi dan kedisiplinan di lingkungan pelajar Sleman berjalan efektif. Para calon Paskibraka tidak hanya dipersiapkan secara fisik, tetapi juga mental dan wawasan kebangsaan.
Setelah Tugas 17 Agustus, Peran Baru sebagai Duta Pancasila
Tanggung jawab para anggota Paskibraka tidak berhenti pada pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026. Mereka juga dikader sebagai Duta Pancasila yang memiliki peran lebih luas di masyarakat.
“Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga dikader sebagai Duta Pancasila yang menjadi teladan bagi generasi muda,” jelas Muhamad Aji Wibowo.
Sebagai Duta Pancasila, mereka diharapkan mampu membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam sikap sehari-hari seperti gotong royong, toleransi, persatuan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
Persiapan Pemkab Sleman: Agenda HUT ke-81 Tidak Hanya Seremoni
Di luar kesiapan pengibaran bendera, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menyusun agenda terpadu untuk menyambut HUT ke-81 RI. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sri Wahyuni Budiningsih, SE, M.Si., menyebut rangkaian acara tahun ini melibatkan berbagai kegiatan sosial, pameran UMKM, hingga pengembangan sport tourism.
“Pemerintah Kabupaten Sleman menyusun berbagai agenda kegiatan untuk menyambut HUT ke-81 RI tahun 2026 ini secara meriah, yang tidak hanya berfokus pada seremoni kenegaraan tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan dan pelayanan masyarakat,” ujar Sri Wahyuni.
Selama masa karantina, para anggota Paskibraka terus menjalani pemantapan dan persiapan. Kesiapan fisik, mental, kekompakan, kedisiplinan, serta ketepatan dalam setiap rangkaian gerakan menjadi perhatian utama menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus.