YOGYAKARTA — Angka itu dirilis KAI Daop 6 pada Sabtu (19/7/2026). Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan bahwa dari total tersebut, 3.463.731 penumpang tercatat sebagai keberangkatan, sementara 3.457.907 penumpang lainnya adalah kedatangan.
Faktor Pendorong: Keselamatan, Diskon, hingga Integrasi Digital
Feni menjelaskan, peningkatan ini bukan karena satu faktor tunggal. "Peningkatan keselamatan, peremajaan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas fasilitas layanan, profesionalisme petugas, program diskon tarif, serta hadirnya KA tambahan," ujarnya di Yogyakarta, membeberkan sejumlah pendorong utama.
Momen libur panjang turut menjadi katalis. Rentetan Hari Besar Keagamaan dan libur nasional yang diikuti cuti bersama akhir pekan sepanjang awal tahun 2026 disebut Feni sebagai faktor pendukung signifikan. Ia juga menyoroti peran integrasi antarmoda dan inovasi digital dalam memperkuat loyalitas penumpang.
"Ketepatan waktu, kenyamanan, serta inovasi seperti face recognition untuk boarding, fitur jejak karbon (carbon footprint) di aplikasi Access by KAI, dan berbagai program loyalitas menjadi kekuatan KAI," tambah Feni dalam pernyataan resminya.
Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan Dominasi Volume Tertinggi
Data kinerja semester I 2026 menunjukkan konsentrasi pergerakan di stasiun-stasiun utama. Stasiun Yogyakarta menjadi titik tersibuk dengan 1.623.339 penumpang keberangkatan dan 1.595.413 penumpang kedatangan. Disusul Stasiun Lempuyangan yang mencatat 747.633 keberangkatan dan 747.837 kedatangan.
Stasiun Solo Balapan juga mencatat angka tinggi: 590.185 penumpang berangkat dan 633.500 penumpang tiba. Sementara itu, stasiun di kota penyangga seperti Klaten (176.611 berangkat, 165.223 tiba), Purwosari (133.987 berangkat, 132.299 tiba), dan Wates (84.465 berangkat, 86.591 tiba) turut menyumbang lonjakan trafik.
Optimisme di Semester II: Bisnis, Wisata, dan Keluarga Jadi Target
KAI Daop 6 optimistis tren pertumbuhan akan berlanjut hingga akhir tahun. "Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pengalaman perjalanan yang terbaik," kata Feni.
Pihaknya menargetkan segmen perjalanan bisnis, wisata, dan keluarga sebagai motor utama pertumbuhan di semester II. Feni menambahkan bahwa Daop 6 akan terus mengoptimalkan fasilitas stasiun dan keandalan operasional. "Ke depan, Daop 6 akan terus menghadirkan layanan transportasi yang semakin andal dan berkualitas guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat," pungkasnya.