YOGYAKARTA — Perusahaan F&B PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) terus menggenjot ekspansi di pasar kuliner Yogyakarta. Setelah merombak konsep D'Monaco Restaurant menjadi Baki Restaurant dengan sajian Nusantara Fusion, kini IBOS membuka Rey's Mediterranean Kitchen di Jalan Palagan Tentara Pelajar.
Restoran bertema Mediterania ini mulai beroperasi pada 16 Mei 2026, dengan jam buka pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Kehadirannya menambah daftar portofolio anyar IBOS di Yogyakarta, termasuk Kim's Bar & Kitchen dan Donna Bar and Lounge yang sebelumnya sudah beroperasi.
Konsep 'Hospitality as Royalty' dan Filosofi Nama 'Rey'
Direktur Utama IBOS, Edi Nugroho, mengatakan Rey's Mediterranean Kitchen tidak sekadar menyajikan makanan khas Laut Tengah. Restoran ini mengusung konsep pelayanan "Hospitality as Royalty", di mana pengalaman tamu ditempatkan sebagai prioritas utama.
"Kami ingin menghadirkan potongan keindahan Mediterania di jantung Yogyakarta. Fokus kami adalah pada kualitas bahan baku dan penyajian yang unik, didukung oleh suasana ruang yang mampu memanjakan panca indra," ujar Edi dalam keterangan resmi yang diterima Emitennews.com.
Nama 'Rey' yang dalam bahasa Spanyol berarti 'Raja' dipilih untuk merepresentasikan filosofi restoran. Inspirasi konsep ini diambil dari budaya Mediterania yang mengaitkan sosok raja dengan matahari sebagai sumber energi dan kehangatan. Dari sisi desain, interior restoran memadukan elemen khas Mediterania dengan sentuhan kontemporer lewat penataan ruang, pencahayaan, dan furnitur artistik.
Bahan Baku Berkualitas Jadi Andalan
Selain mengedepankan autentisitas cita rasa, Edi menegaskan bahwa Rey's Mediterranean Kitchen menggunakan bahan baku berkualitas tinggi. Langkah ini merupakan komitmen perseroan untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda di tengah dinamika budaya Yogyakarta.
Perseroan berharap restoran ini bisa menjadi ruang interaksi sosial dan titik temu baru bagi masyarakat Yogyakarta. "Fokus kami adalah pada kualitas bahan baku dan penyajian yang unik, didukung oleh suasana ruang yang mampu memanjakan panca indra," tambah Edi.
Bisnis Minuman Juga Digarap, Target Ekspor ke Timur Tengah
Tak hanya merambah restoran, IBOS melalui anak usaha PT Kairos Sukses Indonesia juga meluncurkan produk minuman anyar. Salzburg, sparkling drink non-alkohol berbahan konsentrat buah asli dalam kemasan kaleng slim 185 mililiter, dikembangkan untuk mengisi segmen minuman premium dengan harga terjangkau.
Edi menyebutkan, Salzburg ditempatkan sebagai salah satu motor diversifikasi dan ekspansi jangka panjang perseroan. Selain memperluas distribusi domestik, IBOS menargetkan penetrasi pasar ekspor ke kawasan Asia dan Timur Tengah. Rencana akuisisi sejumlah perusahaan F&B juga disiapkan, dan akan diperkuat melalui partisipasi dalam pameran internasional seperti Gulfood Exhibition di Dubai pada awal 2026.