Pengumuman pembubaran skuad PSS Sleman disampaikan langsung oleh Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, Senin (11/5/2026). Keputusan ini merupakan konsekuensi otomatis dari berakhirnya musim kompetisi.
"Seiring berakhirnya musim kompetisi 2025/2026 yang ditutup dengan laga Final Pegadaian Championship, skuad First Team PSS Sleman resmi dibubarkan," ujar Vita dalam keterangan resmi yang diterima media.
Pemain dan Pelatih Sudah Pulang Kampung
Setelah pembubaran, seluruh elemen tim—pemain, pelatih, dan ofisial—dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan waktu istirahat setelah perjalanan panjang selama satu musim penuh.
"Teman-teman pemain, pelatih dan ofisial kini mulai kembali ke rumah dan daerah masing-masing untuk beristirahat setelah perjalanan panjang musim ini," terang Vita.
Runner Up Championship 2025/2026
PSS Sleman mengakhiri musim kompetisi Championship 2025/2026 sebagai runner up. Tim kebanggaan Sleman ini harus mengakui keunggulan Garudayaksa FC di partai puncak.
Kekalahan di laga final menjadi penutup perjalanan skuad asuhan pelatih yang sebelumnya sempat melaju cukup apik selama musim reguler. Namun, hasil akhir belum cukup untuk membawa pulang gelar juara ke Bumi Sembada.
Belum Ada Keputusan Soal Regenerasi Skuad
Hingga pengumuman pembubaran ini disampaikan, manajemen PSS Sleman belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai rencana pembentukan skuad untuk musim depan. Pembubaran skuad di akhir musim merupakan praktik umum di sepak bola Indonesia, terutama saat jeda kompetisi.
Keputusan mengenai komposisi pemain, pelatih baru, atau persiapan menghadapi musim 2026/2027 biasanya akan diumumkan setelah masa libur usai dan manajemen melakukan evaluasi.