Legenda Nottingham Forest Tolak Prediksi Degradasi: Klaim Skuad Layak Finis di Posisi 8-10 Besar

Penulis: Edi Wahyono  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:30:01 WIB
Collymore menilai kualitas skuad Nottingham Forest setara tim peringkat 8-10 besar, bukan kandidat degradasi.

DI YOGYAKARTA — Optimisme itu disampaikan Collymore di tengah transisi kepelatihan yang terjadi di City Ground. Klub asal East Midlands itu memulai musim dengan pelatih baru, Oliver Glasner, setelah musim lalu harus berjuang keras di zona degradasi. Pergantian pelatih yang kerap terjadi dianggap sebagian pihak sebagai faktor destabilisasi, namun Collymore menilai keputusan manajemen kali ini berbeda.

Alasan Collymore Yakin Forest Aman dari Degradasi

Collymore menilai kualitas skuad Nottingham Forest saat ini jauh di atas standar tim penghuni papan bawah. Ia justru menyebut tim polesan Oliver Glasner memiliki standar bermain setara tim peringkat 8-10, bukan tim yang harus bertarung mati-matian untuk bertahan di liga.

“Melihat bandar judi menempatkan Forest di antara favorit degradasi tampaknya sangat tidak akurat jika didasarkan pada kedalaman skuad mereka. Kecuali ada gesekan internal antara Glasner dan hierarki klub, tim ini beroperasi di standar peringkat 8 hingga 10,” ujar Collymore, dikutip dari pernyataannya kepada 10bet.

Glasner Dianggap Aset Berharga dan Kunci Stabilitas

Keyakinan Collymore tak lepas dari rekam jejak sang pelatih anyar. Oliver Glasner bukan pelatih kaleng-kaleng; ia punya koleksi gelar bergengsi di Eropa, termasuk memenangkan Piala FA, Community Shield, dan Liga Konferensi Eropa selama masa suksesnya menukangi Crystal Palace.

“Glasner adalah manajer yang terbukti dan telah memenangkan trofi di seluruh Eropa,” tegasnya. Sosoknya dinilai menjadi kunci untuk mengakhiri siklus negatif pergantian pelatih yang kerap terjadi di klub di bawah kepemilikan Evangelos Marinakis.

Peran Krusial Morgan Gibbs-White di Lini Tengah

Selain faktor pelatih, Collymore juga menyoroti pentingnya mempertahankan Morgan Gibbs-White. Gelandang serang berusia 26 tahun itu menjadi fondasi permainan Forest dan dianggap sebagai pemain inti yang sulit digantikan.

“Mempertahankan Morgan Gibbs-White memberi mereka inti yang kuat. Forest memiliki kerangka untuk bersaing di sekitar posisi Eropa daripada berkutat di dasar klasemen,” tambahnya.

Ketertarikan klub-klub besar pada Gibbs-White sebenarnya bukan hal baru. Tottenham Hotspur sempat dikaitkan pada bursa transfer musim panas lalu, namun sang pemain justru menandatangani kontrak anyar berdurasi tiga tahun. Collymore menilai performa Gibbs-White musim lalu berada di level luar biasa, dan kini ia berada di puncak kariernya.

“Dia memiliki kualitas teknis untuk tampil di tim mana pun dari enam besar,” puji Collymore, mengakhiri analisisnya tentang prospek cerah Forest di musim ini.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top