Waspada Modus Penipuan! Ini Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Resmi, Jangan Sampai Terkecoh

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 12:50:01 WIB
Petugas Sensus Ekonomi 2026 wajib menunjukkan surat tugas resmi dari BPS saat kunjungan lapangan.

DI YOGYAKARTA — Rencana pendataan ini melibatkan kunjungan langsung petugas ke rumah-rumah warga dan kawasan industri. Momen inilah yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan. Oleh karena itu, setiap pemilik usaha atau keluarga berhak menolak memberikan data jika petugas yang datang tidak bisa menunjukkan bukti kredibilitas yang sah.

Kepala BPS Amalia Adininggar menegaskan, Sensus Ekonomi merupakan milik bangsa dan momentum berkontribusi bagi penyusunan kebijakan pembangunan. "Agar tidak terkecoh oleh oknum kriminal yang memanfaatkan momen ini, masyarakat wajib mengenali karakteristik khusus yang melekat pada diri seorang Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang valid," ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Lima Ciri Fisik yang Wajib Diperiksa Sebelum Membuka Pintu

BPS telah membekali setiap petugas dengan standar operasional prosedur (SOP) ketat. Atribut fisik mereka dirancang agar mudah dikenali publik dan sulit dipalsukan. Berikut lima tanda utama yang harus Anda pastikan:

  • Surat Tugas Resmi: Petugas wajib membawa dan menunjukkan surat tugas dari kantor BPS sebagai bukti penugasan sah di wilayah Anda.
  • Kartu Identitas (Name Tag): Terdapat kartu identitas resmi yang memuat foto dan nama petugas yang bersangkutan.
  • Rompi Kerja Khusus: Mereka mengenakan rompi resmi yang menampilkan logo Sensus Ekonomi 2026, sehingga mudah terlihat dari jarak jauh.
  • Perangkat Digital: Petugas akan menggunakan tablet atau telepon genggam resmi untuk menginput data secara langsung, bukan menulis manual di kertas sembarangan.
  • Fokus Wawancara Usaha: Wawancara yang dilakukan hanya akan berkisar pada aktivitas kegiatan usaha Anda, bukan data pribadi di luar konteks bisnis.

Dua Tahapan Pendataan dan Jaminan Kerahasiaan Data

Agar tidak bingung dengan jadwal kedatangan, masyarakat perlu memahami dua tahapan operasional sensus ini. Tahap pertama adalah pengisian kuesioner secara mandiri (online) yang berlangsung dari 1 Mei hingga 31 Juli 2026, khusus bagi perusahaan skala besar dan menengah melalui WhatsApp atau email resmi.

Tahap kedua adalah pendataan lapangan langsung yang dijadwalkan pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Tahap ini menyasar unit usaha yang belum melakukan pengisian mandiri secara daring. BPS memberikan jaminan penuh bahwa seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan dilindungi undang-undang, serta dilarang keras untuk dikomersialkan.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top