KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Kinerja Tepat Waktu 99,87 Persen Sepanjang Mei 2026, Lampaui Target Perusahaan

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 02:12:01 WIB
KAI Daop 6 Yogyakarta capai ketepatan waktu 99,87 persen sepanjang Mei 2026.

YOGYAKARTA — Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen internal perusahaan. Mulai dari petugas lapangan, awak sarana perkeretaapian, pengatur perjalanan kereta api (PPKA), pusat kendali, hingga tim pemeliharaan sarana dan prasarana.

Rincian Kinerja: Kereta Barang Sempurna, Penumpang 99,74 Persen

Secara rinci, ketepatan waktu keberangkatan untuk kereta api penumpang mencapai 99,74 persen. Sementara itu, untuk kereta api barang, KAI Daop 6 mencatatkan angka sempurna 100 persen.

"Ketepatan waktu adalah wajah dari pelayanan kami. Oleh karena itu, OTP bukan hanya indikator kinerja, tetapi bentuk penghormatan kami terhadap waktu pelanggan," kata Feni di Yogyakarta, Selasa.

Digitalisasi dan Pemeliharaan Jadi Kunci

Untuk mempertahankan performa ini, KAI Daop 6 terus memperkuat pengawasan dan pemeliharaan sarana-prasarana. Pemanfaatan sistem digital untuk pemantauan perjalanan secara real-time juga dioptimalkan.

Feni menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan evaluasi dan pembenahan berkelanjutan. Optimalisasi layanan digital seperti digital boarding dan e-ticketing menjadi salah satu fokus utama.

Koordinasi Lintas Instansi untuk Keselamatan

Selain aspek operasional, KAI Daop 6 memperkuat koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian, Dinas Perhubungan, dan pemerintah daerah. Koordinasi ini mencakup peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, penataan stasiun, serta penguatan literasi keselamatan bagi masyarakat.

"Kami terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan performa agar semakin baik lagi, sekaligus memastikan aspek keselamatan selalu menjadi prioritas," ujar Feni.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top