Proyek Tol Jogja-Bawen Seksi 3 Kantongi Rp2,1 Triliun, Akses ke Borobudur Lewat Simpang Susun Magelang Dipacu

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 19:02:31 WIB
Pengerjaan simpang susun tol Jogja-Bawen seksi 3 di Magelang mulai dikerjakan oleh Waskita Karya.

MAGELANG — Waskita Karya memulai pengerjaan simpang susun yang menjadi titik akses utama penghubung jaringan tol Yogyakarta–Bawen dengan Borobudur. Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, menyatakan proyek ini menjadi kunci untuk mempercepat mobilitas wisatawan sekaligus mendorong sektor pariwisata dan UMKM di sekitarnya.

Lingkup Pekerjaan: Trase Utama hingga Terowongan Bawah Tanah

Proyek yang berlokasi di Kabupaten Magelang ini tidak hanya membangun simpang susun. Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan trase utama, akses Magelang, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), terowongan bawah tanah, hingga konstruksi pelat beton (pile slab). Total panjang pekerjaan mencapai 8,1 kilometer.

Teknologi Konstruksi Modern untuk Efisiensi dan Keselamatan

Waskita menerapkan sejumlah inovasi untuk menjaga kualitas dan keselamatan kerja. Metode Curing Automatic digunakan untuk menjaga kualitas beton agar tidak cepat kehilangan air selama perawatan, meminimalkan risiko retak susut. Sementara itu, Deflection Warning System dipasang untuk memantau penurunan bekisting dan shoring saat pengecoran secara real-time, menggantikan pengecekan manual.

Untuk mengatur lalu lintas di area konstruksi yang berada di zona aktif, perusahaan menyiapkan Roboflagman, alat pengatur lalu lintas otomatis yang berfungsi dalam berbagai kondisi cuaca.

Dampak Ekonomi: Akses Logistik Lancar, UMKM Terbuka

Keberadaan simpang susun ini diyakini tidak hanya mempercepat arus wisatawan menuju Borobudur. Ari Asmoko menambahkan, peningkatan jumlah pengunjung akan membuka peluang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Magelang dan sekitarnya.

“Semakin banyak wisatawan yang datang ke Borobudur, maka peluang UMKM juga semakin terbuka,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selain sektor pariwisata, jalan tol ini juga diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Magelang dan Temanggung, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur arteri utama.

Bagian dari Proyek Strategis Nasional yang Hubungkan Yogya-Semarang

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen merupakan proyek strategis nasional dengan panjang total 75,12 kilometer yang menghubungkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Setelah rampung, waktu tempuh Yogyakarta–Semarang diproyeksikan turun dari 3–4 jam menjadi sekitar satu jam perjalanan. Ari menegaskan komitmen Waskita untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan standar mutu terbaik dan mengutamakan aspek keselamatan kerja.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top