Siswa MAN 1 Yogyakarta Tomzy ArzuLeo Juara 1 Orasi UMY, Soroti Etika Digital untuk Generasi Muda

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 11:39:01 WIB
Tomzy ArzuLeo, siswa MAN 1 Yogyakarta, raih juara 1 Kompetisi Orasi Regional DIY dan Jawa Tengah.

BANTUL — Tomzy ArzuLeo, siswa MAN 1 Yogyakarta, membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di panggung keterampilan komunikasi publik. Ia keluar sebagai juara pertama Kompetisi Orasi Tingkat Regional DIY dan Jawa Tengah yang diselenggarakan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UMY, Selasa (10/6/2025).

Dalam orasinya, Tomzy menyoroti urgensi membangun budaya digital yang sehat melalui penguatan nilai moral, etika, dan tanggung jawab saat bermedia sosial. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi kematangan karakter agar ruang digital tidak hanya menjadi tempat bertukar informasi, tetapi juga wadah menebarkan kebaikan dan literasi.

Penilaian Juri: Gagasan Kritis dan Penyampaian Persuasif

Kemampuan Tomzy mengolah gagasan, menyusun argumentasi kritis, dan menyampaikannya secara lugas berhasil memikat dewan juri. Atas prestasi ini, ia membawa pulang trofi juara 1, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Program Studi KPI UMY.

Kompetisi ini diikuti oleh pelajar SMA, MA, dan SMK sederajat dari berbagai sekolah di DIY dan Jawa Tengah. Tema yang diangkat tahun ini dinilai sangat relevan dengan tantangan generasi muda di era digital.

Apresiasi Kepala MAN 1 Yogyakarta: Bukti Kapasitas Intelektual Siswa Madrasah

Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi yang diraih Tomzy menunjukkan bahwa generasi muda madrasah memiliki kapasitas intelektual, keberanian, dan kemampuan komunikasi yang sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, di era digital saat ini, kemampuan menyampaikan gagasan secara santun, kritis, dan bertanggung jawab menjadi keterampilan penting. Edi berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN 1 Yogyakarta untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga bijak dan berakhlak dalam menggunakannya,” tegas Edi.

Komitmen Madrasah Dukung Bakat Non-Akademik

Edi menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Langkah ini diyakini mampu membentuk generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Keberhasilan Tomzy ArzuLeo diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan menjadikan nilai-nilai etika sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika kehidupan di era digital. Dengan semangat belajar dan kerja keras, siswa madrasah mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi peradaban.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: siaran-berita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top