DI YOGYAKARTA — Meta, induk perusahaan WhatsApp, mulai menggelar uji coba fitur username untuk pengguna di sejumlah negara. Fitur ini menjawab kekhawatiran privasi pengguna yang enggan menyebarkan nomor ponsel pribadi saat berkomunikasi dengan kontak baru.
Dengan username, pengguna cukup membagikan nama pengguna unik pilihan mereka. Lawan bicara tidak akan melihat nomor telepon sama sekali, baik di profil maupun riwayat percakapan.
Username bersifat opsional. Jika tidak diaktifkan, WhatsApp tetap berjalan seperti biasa dengan nomor telepon sebagai identitas utama. Pengguna juga bisa mengganti username kapan pun tanpa takut kehilangan data chat.
Whatsapp telah memulai pengujian fitur ini dengan kelompok pengguna Android dan iPhone terpilih. Proses uji coba mencakup stabilitas sistem, keamanan data, dan pengalaman pengguna.
Peluncuran secara luas ke seluruh pengguna global diperkirakan baru terjadi pada paruh kedua 2026. Artinya, pengguna Indonesia masih harus menunggu sekitar satu tahun untuk menikmati fitur ini secara resmi.
Setelah fitur tersedia, pengguna bisa memilih username unik dari menu Settings > Account > Username. Username ini yang nantinya dibagikan, bukan nomor telepon.
Fitur ini memberikan kontrol lebih besar atas cara orang lain menemukan dan menghubungi Anda di WhatsApp. Pengguna tidak perlu lagi khawatir nomor pribadi bocor ke grup atau kontak asing.
Bagi pengguna WhatsApp di Indonesia, fitur ini sangat relevan. Nomor telepon sering menjadi pintu masuk spam atau penipuan. Dengan username, risiko nomor pribadi disalahgunakan bisa ditekan.
Pengguna yang sering bergabung ke grup komunitas, forum jual-beli, atau berinteraksi dengan klien baru akan paling diuntungkan. Cukup bagikan username, nomor pribadi tetap aman.
Belum ada informasi apakah username akan berlaku lintas platform atau hanya untuk kontak baru. Detail lebih lanjut kemungkinan akan diumumkan Meta menjelang peluncuran resmi pada 2026.