BANTUL — Sekelompok taruna Politeknik STPN Yogyakarta menghadirkan terobosan digital dalam layanan pertanahan di Kabupaten Bantul. Melalui program KKNP-PTLP, mereka mengembangkan E-Teras, sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat mengisi e-formulir permohonan layanan pertanahan secara mandiri.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul, Tri Harnanto, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, praktik lapangan para taruna tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga menghasilkan solusi nyata bagi pelayanan publik.
E-Teras dirancang agar proses pengisian data permohonan menjadi lebih cepat dan terarah. Sistem ini memandu pemohon langkah demi langkah sehingga potensi kesalahan pengisian formulir bisa ditekan. Dampaknya, pelayanan pertanahan di Bantul diharapkan lebih efektif dan efisien.
Tri Harnanto mengapresiasi kreativitas para taruna. "Inovasi seperti E-Teras menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung transformasi digital layanan pertanahan," ujarnya.
Seminar tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan KKNP-PTLP. Para taruna mempresentasikan hasil praktik lapangan, termasuk keterlibatan dalam kegiatan teknis dan administratif pertanahan di Kantor Pertanahan Bantul. Mereka juga menyusun rekomendasi sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan.
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Eko Suharto, menekankan bahwa seminar ini mengukur kemampuan taruna dalam menerapkan ilmu ke praktik nyata. "KKNP-PTLP menjadi sarana bagi taruna untuk mengasah kompetensi, membangun kemampuan analitis, serta melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik STPN Yogyakarta dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul berharap sinergi terus terjalin. Tujuannya, mendukung pengembangan sumber daya manusia pertanahan yang unggul sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru.
Dr. Eko Suharto menambahkan, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para taruna sebagai calon insan pertanahan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.