YOGYAKARTA — Program SAKTI PURNABAKTI hadir bukan sekadar tempat retret biasa. Inisiatif ini menawarkan ekosistem healthy aging yang memungkinkan para peserta menjalani berbagai aktivitas dalam durasi yang fleksibel, mulai dari 1 hari, 3 hari, hingga 7 hari.
Aktivitas yang Ditawarkan untuk Lansia
Beragam kegiatan telah disiapkan dalam program ini. Mulai dari layanan kesehatan, edukasi, hingga aktivitas sosial yang dirancang untuk menjaga kesehatan fisik, mental, sosial, dan emosional para peserta di masa purnabakti.
Wali Kota: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Keberlanjutan
Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menekankan pentingnya menghadirkan program yang mampu mengimbangi meningkatnya usia harapan hidup masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor perlu diperkuat, termasuk dengan dokter spesialis, akademisi, rumah sakit, dan institusi kesehatan di Jogja.
"Program seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas," ujar Hasto Wardoyo.
SAKTI PURNABAKTI Juga Punya Platform Digital
Peluncuran program ini juga ditandai dengan diperkenalkannya platform digital resmi. Website tersebut akan menjadi pusat informasi program, edukasi kesehatan, agenda kegiatan, hingga layanan konsultasi bagi peserta. Dengan dukungan teknologi, masyarakat dapat mengakses informasi terkait healthy aging kapan saja dan terhubung dengan komunitas yang lebih luas.
Hotel dan Sektor Pariwisata Kesehatan
General Manager Grand Diamond Hotel Jogja, Deppy Meylina, menyebut program ini sebagai bentuk inovasi sektor perhotelan yang tidak hanya berfokus pada layanan menginap. Menurutnya, Jogja memiliki potensi besar sebagai destinasi health tourism berkat dukungan fasilitas medis, lingkungan nyaman, dan kekayaan budaya.
SAKTI PURNABAKTI diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan ekosistem wellness tourism yang lebih luas di Yogyakarta.
Bukan Sekadar untuk Lansia
Menariknya, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi lansia. Anak dan keluarga juga dapat mengikuti program ini sebagai bentuk perhatian terhadap orang tua agar tetap sehat, aktif, dan produktif. Acara peluncuran turut menghadirkan sejumlah narasumber, seperti Isaac Raswinarno, Joss Riono, serta Bebet Darmawan, yang membahas pentingnya kesehatan dan kebahagiaan di masa purnabakti.
Pionir Senior Living di Indonesia
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor perhotelan, komunitas, dan tenaga kesehatan, SAKTI PURNABAKTI diproyeksikan menjadi pionir pengembangan senior living di Indonesia. Program ini membawa pesan bahwa masa purnabakti bukan akhir, melainkan fase baru untuk tetap sehat, aktif, produktif, dan terus menginspirasi.