Tesla Targetkan Jual Cybercab ke Konsumen Sebelum Akhir 2026

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:09:31 WIB
Tesla menargetkan penjualan Cybercab kepada pelanggan perorangan sebelum akhir 2026 setelah produksinya dimulai di Gigafactory Texas.

DI YOGYAKARTA — Tesla menargetkan penjualan Cybercab kepada pelanggan perorangan sebelum akhir 2026, setelah produksinya dimulai di Gigafactory Texas, Amerika Serikat. Kendaraan tanpa setir dan pedal rem ini sebelumnya hanya diproduksi untuk armada robotaxi internal perusahaan. Jika terealisasi, jumlah unit yang dilepas ke pasar pada tahap awal kemungkinan masih terbatas.

Target penjualan ritel Cybercab disampaikan Lars Moravy, Wakil Presiden bidang teknik Tesla, dalam panggilan laporan keuangan kuartal III-2026. Moravy menyebut perusahaan tengah berupaya agar kendaraan otonom tersebut bisa sampai ke tangan pelanggan pada akhir tahun ini. Produksi Cybercab sendiri sudah berjalan di Gigafactory Texas.

Meski begitu, unit yang keluar dari lini produksi sejauh ini masih dialokasikan untuk armada robotaxi internal Tesla. Perusahaan belum merinci berapa kapasitas produksi yang disiapkan untuk pasar ritel.

Fokus Awal pada Operator Armada, Bukan Pengguna Perorangan

Tesla menyatakan ingin mempelajari lebih dulu bagaimana pelanggan memiliki dan mengelola armada kendaraan otonom sebelum memperbesar skala penjualan. CEO Tesla Elon Musk mengakui sebagian besar Cybercab kemungkinan tetap dimiliki perusahaan dan dipakai untuk layanan transportasi robotaxi.

Sejumlah pihak telah menyampaikan minat membeli kendaraan tersebut. Tesla disebut mencari pembeli yang dapat membantu membangun jaringan robotaxi, memberi indikasi bahwa penjualan awal lebih menyasar perusahaan atau operator yang mampu membeli Cybercab dalam jumlah besar untuk membentuk armada.

Layanan Robotaxi Sudah Berjalan di Austin

Cybercab pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebagai kendaraan yang dirancang khusus untuk transportasi otonom. Karena itu, kabinnya tidak dilengkapi setir maupun pedal rem. Pada September 2026, Tesla mulai menawarkan layanan perjalanan menggunakan Cybercab lewat aplikasi Robotaxi di Austin, Texas.

Langkah menjual Cybercab ke konsumen menandai pergeseran dari model layanan murni ke penjualan unit. Tesla belum mengungkap harga, varian, maupun skema distribusi untuk pembeli ritel.

Jalan Menuju Penjualan Massal Masih Panjang

Regulasi kendaraan otonom di sejumlah negara bagian AS masih menjadi faktor penentu. Kendaraan tanpa kemudi dan pedal memerlukan izin operasional khusus sebelum bisa digunakan pemilik perorangan di jalan umum. Tesla juga belum membeberkan bagaimana proses serah terima dan dukungan purna jual bagi pembeli ritel nantinya.

Jika target akhir 2026 tercapai, Cybercab akan menjadi salah satu kendaraan otonom penuh pertama yang dijual langsung ke pelanggan. Namun dengan prioritas armada internal dan jaringan robotaxi, volume penjualan ritel pada tahap awal diperkirakan kecil.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: technologue.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top