DI YOGYAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan menguat tipis 0,03% atau 2,10 poin ke level 6.038 pada penutupan sesi pertama perdagangan awal pekan, Senin (5/10). Sebanyak 426 saham naik, 221 saham turun, dan 144 saham stagnan, dengan nilai transaksi sesi I mencapai Rp 5,08 triliun.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi sepanjang sesi pertama menembus 21,08 miliar saham dengan frekuensi 977,98 ribu kali. Kapitalisasi pasar bursa berada di level Rp 10.633 triliun hingga jeda siang.
Dari sisi nilai transaksi, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin dengan Rp 241,18 miliar. Menyusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 221,72 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 195,42 miliar.
Delapan dari sebelas sektor bursa parkir di zona hijau. Sektor properti mencatat kenaikan 1% secara sektoral, ditopang lonjakan tiga emiten kawasan industri.
Sebaliknya, sektor teknologi anjlok 2,13% secara sektoral. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) merosot 3,19% ke Rp 194.500, GOTO turun 3,33% ke Rp 29, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) terkoreksi 2,09% ke Rp 1.405.
Di jajaran top gainers, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) memimpin dengan kenaikan 9,22% ke Rp 1.540. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menyusul naik 8,47% ke Rp 640, dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menguat 8,24% ke Rp 9.200.
Pada sisi top losers, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) turun 6% ke Rp 47. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melemah 4,69% ke Rp 1.015, dan GOTO terkoreksi 3,33% ke Rp 29.
Indeks bursa kawasan Asia ditutup bervariasi pada jeda siang. Nikkei Jepang melonjak 2,11% ke 69.748, Shanghai Composite naik 0,31% ke 3.842, Kospi Korea bertambah 0,46% ke 7.003, sementara Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,34% ke 23.891.
Penguatan tipis IHSG di sesi pertama menunjukkan pelaku pasar masih mencermati arah sentimen global, terutama pergerakan bursa Asia dan nilai tukar regional. Nilai transaksi yang baru mencapai Rp 5,08 triliun di paruh pertama sesi mengindikasikan investor cenderung menahan posisi menjelang sesi kedua.