1.001 Pembatik Ramaikan Malioboro, Peringati Hari Batik Nasional dan HUT ke-270 Yogyakarta

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:38:02 WIB
Peserta mengikuti Simfoni 1001 Pembatik di Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026).

Sebanyak 1.001 peserta mengikuti Simfoni 1001 Pembatik di Malioboro, Kota Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026). Acara ini digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional sekaligus HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan hadir dan berpose bersama para peserta.

YOGYAKARTA — Simfoni 1001 Pembatik memenuhi kawasan Malioboro dengan seribu lebih peserta yang membatik bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional dan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan tampak hadir di tengah peserta. Ia berpose bersama mereka dalam acara yang berlangsung Sabtu (3/10/2026) tersebut.

1.001 Peserta Turun ke Malioboro

Jumlah peserta yang terlibat mencapai 1.001 orang. Angka itu dipilih untuk memperkuat pesan bahwa batik adalah warisan budaya yang melibatkan banyak tangan.

Malioboro menjadi lokasi utama kegiatan karena merupakan ikon Kota Yogyakarta. Kawasan ini juga menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan.

Dua Momentum Sekaligus

Simfoni 1001 Pembatik digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional. Momentum itu bertepatan dengan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Batik sendiri telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Pengakuan itu menjadi salah satu alasan mengapa peringatan Hari Batik Nasional rutin digelar di Yogyakarta.

Wawan Hermawan Hadir di Tengah Peserta

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan hadir dalam acara tersebut. Ia terlihat berpose bersama para peserta di lokasi kegiatan.

Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemkot Yogyakarta itu menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian batik.

Malioboro Jadi Panggung Budaya

Malioboro kembali difungsikan sebagai ruang ekspresi budaya. Kegiatan membatik bersama di ruang publik seperti ini jarang dilakukan di kota lain.

Peserta yang terlibat terdiri dari berbagai kalangan. Mereka membatik bersama dalam satu rangkaian acara yang sama.

Peringatan Hari Batik Nasional di Yogyakarta tahun ini bertepatan dengan usia kota yang memasuki 270 tahun. Dua peristiwa itu disatukan dalam satu gelaran di kawasan yang paling dikenal dari kota ini.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top