YOGYAKARTA — Harga emas batangan di Pegadaian kembali bergerak naik pada perdagangan hari ini. Mengutip laman resmi Pegadaian pada Senin (17/8) pukul 10.54 WIB, harga emas Antam dibanderol Rp2.785.000 per gram, naik Rp3.000 dari posisi Sabtu (15/8) yang berada di angka Rp2.782.000 per gram.
Kenaikan serupa juga terjadi pada jenama UBS yang kini dihargai Rp2.746.000 per gram, atau naik Rp10.000 dari sebelumnya Rp2.736.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 dibanderol Rp2.687.000 per gram, naik tipis Rp10.000 dari harga akhir pekan lalu yang menyentuh Rp2.677.000 per gram.
Untuk pembelian dalam jumlah kecil, harga emas Antam 0,5 gram dijual seharga Rp1.445.000. Adapun emas UBS 0,5 gram dibanderol lebih mahal, yakni Rp1.485.000, sementara Galeri24 untuk ukuran yang sama dipatok Rp1.410.000.
Perbedaan harga ini juga terlihat jelas pada pecahan 2 gram. Antam dibanderol Rp5.506.000, UBS Rp5.450.000, dan Galeri24 Rp5.310.000. Untuk ukuran 10 gram, Antam menjadi pilihan termahal dengan harga Rp27.316.000, disusul UBS di angka Rp26.794.000 dan Galeri24 Rp26.283.000.
Selisih harga antarjenama juga diiringi perbedaan ketersediaan ukuran. Emas Galeri24 menjadi yang paling bervariasi dengan kuantitas mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Emas UBS tersedia hingga ukuran 500 gram, sementara emas Antam hanya dijual maksimal 100 gram per keping.
Pada pecahan besar, harga emas Galeri24 250 gram tercatat Rp651.074.000, sedangkan UBS untuk ukuran sama dibanderol Rp666.709.000. Untuk ukuran 500 gram, Galeri24 dipatok Rp1.302.147.000 dan UBS Rp1.331.852.000.
Pergerakan harga ini menandai kembalinya transaksi setelah libur akhir pekan. Sebelumnya, pada Sabtu (15/8), ketiga jenama ini sempat mencatatkan harga yang lebih rendah, dengan Galeri24 di posisi Rp2.677.000 per gram dan Antam di Rp2.782.000 per gram.
Fluktuasi harga logam mulia di Pegadaian belakangan ini memang cukup dinamis. Pada awal tahun, harga emas Antam sempat menyentuh level Rp2,7 jutaan per gram, kemudian anjlok Rp260 ribu pada akhir Januari, dan kembali merangkak naik secara bertahap hingga hari ini.