DI YOGYAKARTA — Bekal berharga tengah dikumpulkan Bhayangkara FC untuk menyambut musim baru. Pemusatan latihan yang digelar di Boyolali, yang dijuluki Kota Susu, tidak hanya diisi dengan menu latihan fisik berat. Momen ini juga dimanfaatkan untuk membangun chemistry antarpemain melalui serangkaian laga uji coba.
Oscar Bruzon Barreras, nakhoda anyar tim berjuluk The Guardian, menilai sejauh ini seluruh rangkaian pramusim berjalan mulus. Tidak ada kendala berarti, baik dari sisi pemain maupun staf pelatih, dalam menyatukan visi dan misi.
"Kami bekerja dengan baik dalam pramusim ini. Saya pikir para pemain memahami overload dengan baik. Mereka menyesuaikan diri dengan yang saya instruksikan," kata Oscar Bruzon Barreras dalam keterangan yang diterima Bola.com.
Mantan pelatih East Bengal itu menambahkan, seluruh pemain mampu melahap semua instruksi yang diberikan. Ia juga merasa tak perlu terburu-buru, karena masih ada waktu untuk melakukan penyempurnaan di semua lini sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik. Kami menyentuh semua hal. Kami punya waktu cukup untuk mengerjakan semua setiap tahapan. Jadi, saya pikir, dari pemain makin mudah dan dari tim pelatih, kami memberikan semua yang diperlukan untuk melanjutkan persiapan kami," ujar juru taktik asal Spanyol itu.
Ditanya soal peningkatan paling signifikan selama TC, pelatih berusia 49 tahun itu enggan menunjuk satu aspek spesifik. Ia justru menekankan metode perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari satu sesi ke sesi berikutnya. Menurutnya, kombinasi berbagai latihan dengan variasi berbeda menjadi fondasi utama.
"Seperti yang saya katakan, kami bekerja setiap hari dengan variasi yang berbeda. Kami menyentuh semua hal. Saya pikir semua berjalan lancar. Kami punya cukup waktu untuk bekerja," ucap Oscar Bruzon Barreras.
"Dalam setiap aspek pramusim, sejak hari pertama tentu saja kami terus mencoba untuk memberdayakan tim. Kami membuat beberapa sesi. Jadi, saya pikir kombinasi dari berbagai hal. Perbaikan kami lakukan secara bertahap. Saya pikir semua berjalan lancar sesuai dengan instruksi pelatih," imbuh suksesor Paul Munster tersebut.
Dukungan penuh datang dari manajemen klub. Berbekal hasil finis di posisi kelima klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 lalu, manajemen berharap Oscar Bruzon Barreras mampu membawa tim yang bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung itu tampil lebih moncer lagi.
Langkah pertama untuk membuktikan progres tersebut akan segera diuji. Bhayangkara FC dijadwalkan memulai petualangan di BRI Super League 2026/2027 pada 5 September, dengan laga berat melawan raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya.