YOGYAKARTA — Islam Makhachev menegaskan duel melawan Ian Machado Garry bukanlah tantangan terbesar dalam kariernya. Pernyataan itu disampaikan sang juara kelas welter saat media day UFC 330 yang dipantau dari laman resmi UFC di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Pertarungan keduanya akan berlangsung di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat. Laga ini menjadi penampilan kedua Makhachev di kelas welter setelah sukses naik dari kelas ringan.
Makhachev mengaku sudah mendengar berbagai pernyataan Garry soal ambisinya merebut sabuk juara kelas welter. Petarung asal Dagestan, Rusia, itu tetap menghormati kemampuan calon lawannya, tetapi ia melihat sejumlah kelemahan yang bisa dieksploitasi.
"Dia memiliki gaya bertarung yang sama di setiap pertarungan. Dia hanya berlari mundur dan berusaha meraih poin. Saya tidak ingat kapan terakhir kali dia mengalahkan lawan dengan KO," ujar Makhachev.
Menurut Makhachev, Garry memang punya keterampilan striking dan pertahanan gulat yang baik. Namun, kecenderungan Garry yang lebih sering menghindari tekanan lawan dinilai menjadi celah yang bisa dimanfaatkan.
Duel ini di atas kertas disebut sebagai pertarungan klasik antara pegulat melawan petarung. Namun, Makhachev percaya dirinya memiliki lebih dari satu strategi untuk mengatasi permainan Garry.
"Kita lihat saja bagaimana dia mempersiapkan diri untuk menghadapi gaya bertarung saya itu," katanya.
Makhachev menegaskan tidak akan hanya mengandalkan kemampuan gulatnya. Ia bertekad menunjukkan bahwa dirinya punya berbagai cara untuk memenangkan pertarungan sekaligus mempertahankan sabuk juara kelas welter UFC.
Penampilan Garry saat menghadapi Jack Della Maddalena di kelas welter turut menjadi bahan analisis Makhachev. Ia menilai gaya bertarung Garry yang konsisten justru membuat lawan mudah membaca pergerakannya.