DI YOGYAKARTA — Honda unggul di fitur keselamatan aktif berkat kehadiran Honda SENSING—paket ADAS yang mencakup adaptive cruise control dan lane keep assist. Ini nilai jual besar, karena teknologi tersebut jarang ditemui di mobil listrik sekelasnya. Kabinnya juga dimanjakan layar Display Audio 9 inci dan audio Bose delapan speaker.
Atto 1 tidak punya ADAS, tapi fitur keselamatannya tetap layak: empat airbag, TPMS, kamera belakang, sensor parkir, ESC/TCS, dan Auto Brake Hold. Untuk harga Rp200 jutaan, paket ini sudah sangat masuk akal dan cukup melindungi keluarga kecil.
Inilah pembeda terbesar. Honda Super One berada di kisaran Rp400 jutaan, sementara BYD Atto 1 varian Dynamic dibanderol sekitar Rp200 jutaan. Selisihnya bisa untuk membeli satu unit motor listrik lagi.
Perlu diingat, Super One belum resmi masuk Indonesia. Harga tersebut merupakan estimasi pasar dan statusnya masih impor. BYD Atto 1, sebaliknya, sudah dijual resmi dengan jaringan diler dan layanan purna jual yang mulai terbentuk. Jika Anda mempertimbangkan kemudahan servis dan garansi, Atto 1 jelas lebih aman.
Kedua mobil ini tidak benar-benar bersaing di segmen yang sama. Super One adalah mobil untuk penggemar yang menginginkan pengalaman berkendara menyenangkan dan bersedia membayar mahal untuk itu. Atto 1 adalah pilihan rasional untuk mereka yang butuh mobil listrik fungsional dengan biaya kepemilikan rendah.
Kalau prioritas Anda adalah sensasi berkendara, fitur ADAS, dan tidak masalah dengan jarak tempuh lebih pendek, Super One layak ditunggu. Tapi jika kebutuhan utama adalah mobil harian yang irit, muat lima orang, dan sudah resmi dijual di Indonesia, Atto 1 adalah jawaban yang jauh lebih masuk akal saat ini.