Gerhana Matahari 90 Persen di Inggris: Lampu Stadion The Hundred dan Kempton Dipaksa Menyala Penuh

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:24:01 WIB
Lampu sorot di seluruh stadion The Hundred dinyalakan penuh sejak awal pertandingan untuk menjaga visibilitas pemain dan kualitas siaran televisi.

DI YOGYAKARTA — Fenomena ini menjadi gerhana matahari parsial pertama yang terlihat di Eropa dalam 27 tahun terakhir. Puncak gerhana diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat, dengan durasi total berlangsung dari pukul 18.17 hingga 20.06. Saat puncak gerhana, cahaya akan meredup, suhu udara turun, dan arah angin berpotensi berubah sebelum matahari kembali muncul utuh.

Empat Laga The Hundred Terdampak, Skema Lampu Khusus Disiapkan

Seluruh pertandingan The Hundred pada Rabu akan berlangsung dengan lampu sorot menyala dari awal hingga akhir. Keputusan ini diambil panitia untuk menjaga visibilitas pemain dan kualitas siaran televisi, mengingat seluruh laga hari itu disiarkan langsung oleh Sky Sports.

Dua pertandingan pertama di Cardiff menjadi pembuka: Welsh Fire women menghadapi London Spirit women pada pukul 11.30, disusul laga putra pada pukul 15.00. Sementara di Edgbaston, Birmingham Phoenix women menjamu MI London mulai pukul 15.00. Pertandingan putra antara kedua tim dijadwalkan pada pukul 18.30—waktu yang hampir bertepatan dengan puncak gerhana.

Panitia juga akan mengeluarkan imbauan tambahan kepada penonton terkait keselamatan mata. Para ahli menegaskan bahwa gerhana hanya boleh dilihat menggunakan kacamata khusus yang telah tersertifikasi untuk perlindungan mata paling aman.

Kempton Nyalakan Lampu Lebih Awal dari Jadwal Normal

Di sisi lain, Kempton Park tidak mengubah jadwal pacuan kuda yang sudah dirilis. Sirkuit di Sunbury itu justru mengandalkan fasilitas lampu sorot yang sudah terpasang untuk mengantisipasi meredupnya cahaya matahari, terutama saat dua balapan berlangsung pada pukul 19.00 dan 19.30.

"Gerhana terakhir terjadi hampir 30 tahun lalu dan saat itu saya belum bertugas di Kempton. Saya ingat kejadiannya, tapi saat itu belum ada lampu sorot!" ujar Barney Clifford, clerk of the course Kempton.

"Saya akan menyalakan lampu lebih awal. Prediksi waktu sudah ada, tapi kita tidak pernah tahu persis seberapa besar matahari akan tertutup dan balapan mana yang akan terdampak. Jadi kami akan menyalakan lampu jauh-jauh hari," tegas Clifford.

Ffos Las Pilih Ubah Jadwal Demi Cahaya Alami

Berbeda dengan Kempton, pertemuan senja di Ffos Las memilih memulai dan mengakhiri balapan lebih awal dari jadwal semula. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh enam balapan berlangsung dalam kondisi cahaya alami yang cukup, tanpa harus bergantung pada penerangan buatan di tengah fenomena gerhana.

The Hundred sendiri akan berlanjut hingga final pada Minggu (16/8). Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui layanan streaming tanpa kontrak di NOW.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: skysports.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top