DI YOGYAKARTA — Manchester City mengumumkan kepergian Nathan Aké pada bursa transfer musim panas ini. Klub asal Manchester itu merilis pernyataan resmi yang mengucapkan terima kasih kepada sang pemain setelah ia memutuskan melanjutkan karier di luar Premier League.
Akké bukan sekadar pemain pelapis di Etihad. Ia menjadi bagian integral dari era paling gemilang dalam sejarah klub. Selama berseragam biru langit, ia mengoleksi 12 trofi bergengsi.
Rinciannya: empat gelar Premier League, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, dua Piala FA, dua Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Piala Super Eropa. Ia juga menjadi pilar penting saat City mencatatkan treble winner musim 2022/2023.
Akké menutup karier City-nya dengan manis. Pada musim lalu, ia berkontribusi langsung membawa tim meraih gelar Piala Liga Inggris dan Piala FA. Dua trofi itu menjadi penutup sempurna sebelum ia memulai petualangan baru bersama Fenerbahçe.
Kepergian Akké menambah panjang daftar pemain yang meninggalkan City musim panas ini. Sebelumnya, Bernardo Silva dan John Stones juga sudah resmi angkat kaki. Situasi ini makin krusial karena City juga ditinggal manajer legendaris Pep Guardiola yang hengkang pada akhir musim lalu.
Ini menjadi sinyal bahwa City memasuki fase transisi besar-besaran. Skuad yang mendominasi Inggris dan Eropa selama setengah dekade terakhir mulai dibongkar ulang.
Bagi Fenerbahçe, kedatangan Akké adalah perekrutan kelas wahid. Bek kiri yang juga bisa bermain sebagai bek tengah itu membawa pengalaman bermain di level tertinggi Eropa. Ia pernah menjadi andalan di Ajax, Bournemouth, dan tentu saja Manchester City.
Dengan usianya yang masih 31 tahun, Akké dinilai masih punya sisa tiga hingga empat musim kompetitif. Ia diharapkan menjadi pemimpin lini belakang Fenerbahçe yang musim lalu finis di posisi kedua Liga Super Turki.