YOGYAKARTA — Wisatawan yang hendak menikmati liburan akhir pekan ke kawasan pantai selatan Gunungkidul pada Minggu (14/6/2026) bisa memanfaatkan layanan Angkutan KSPN yang beroperasi dari Malioboro. Dua destinasi utama yang dilayani adalah Obelix Sea View dan Pantai Drini, dua ikon wisata yang menawarkan panorama laut dan perbukitan khas pesisir selatan DIY.
Untuk perjalanan menuju Obelix Sea View, penumpang cukup membayar Rp 12.000. Armada bertolak dari kawasan Malioboro (BI), melintasi Simpang Bakulan dan jalur Parangtritis. Sementara itu, tarif menuju Pantai Drini dipatok Rp 26.000 dengan rute melewati Gembira Loka Zoo, Siyonoharjo, hingga Pantai Baron sebelum tiba di Pantai Drini.
Keberangkatan dari Malioboro menuju Obelix Sea View tersedia enam jadwal: pukul 07.30, 08.30, 09.30, 11.00, 13.00, dan 14.30 WIB. Untuk perjalanan pulang dari Obelix Sea View ke Malioboro, jadwal yang tersedia pukul 09.00, 10.30, 12.00, 14.00, 15.30, dan 17.00 WIB.
Layanan menuju Pantai Drini hanya tersedia tiga kali keberangkatan dari Malioboro, yakni pukul 07.30, 08.30, dan 10.00 WIB. Adapun jadwal pulang dari Pantai Drini ke Malioboro dimulai pukul 12.00, 14.30, dan 16.00 WIB. Wisatawan disarankan menyesuaikan jadwal agar tidak kehabisan tiket perjalanan pulang.
Kehadiran angkutan KSPN dinilai memberikan solusi transportasi yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi wisatawan yang belum familiar dengan medan perbukitan menuju kawasan wisata selatan DIY. Layanan ini juga diharapkan memperkuat konektivitas sekaligus mendorong peningkatan kunjungan ke destinasi unggulan Gunungkidul.
Pemanfaatan angkutan umum menuju kawasan wisata juga berpotensi mengurangi kepadatan kendaraan pribadi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Kondisi ini dinilai mampu membantu kelancaran arus lalu lintas di jalur menuju pantai selatan yang selama ini menjadi magnet kunjungan wisatawan.
Berkurangnya kendaraan pribadi juga berdampak pada penurunan emisi dan mengatasi keterbatasan area parkir di sejumlah destinasi. Pengembangan layanan transportasi wisata seperti Angkutan KSPN tidak hanya berorientasi pada kemudahan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan destinasi wisata di Gunungkidul.