YOGYAKARTA — Antusiasme masyarakat memanfaatkan program diskon tiket kereta api untuk libur sekolah langsung terlihat dalam dua hari pertama penjualan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan ribu tiket sudah dibeli untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut angka penjualan itu sebagai bukti nyata program ini berhasil mendorong mobilitas masyarakat. "Program diskon dari Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah. Mobilitas yang meningkat juga turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan," ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).
Data KAI hingga Senin pukul 09.30 WIB memperlihatkan dominasi penumpang yang menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Relasi Pasarsenen-Lempuyangan menjadi rute favorit sementara dengan 3.256 pelanggan, disusul Lempuyangan-Pasarsenen sebanyak 3.188 pelanggan.
Posisi ketiga dan keempat juga masih didominasi jalur ke Yogyakarta. Relasi Pasarsenen-Yogyakarta mencatat 1.987 pelanggan, sedangkan Yogyakarta-Pasarsenen sebanyak 1.410 pelanggan. Satu-satunya rute non-DIY yang masuk lima besar adalah Pasarsenen-Malang dengan 1.331 pelanggan.
Dari sisi pemesanan kereta, KA Majapahit relasi Malang-Pasarsenen pulang-pergi (PP) menjadi yang paling banyak dipesan, yakni 5.112 pelanggan. Disusul KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasarsenen PP dengan 4.526 pelanggan, dan KA Progo relasi Lempuyangan-Pasarsenen PP dengan 4.401 pelanggan.
Melengkapi daftar lima besar, KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen PP telah dipesan 3.821 pelanggan serta KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasarsenen PP sebanyak 3.413 pelanggan.
KAI memastikan ketersediaan tempat duduk masih sangat mencukupi. Total 1.174.624 kursi disiapkan untuk program diskon ini, artinya masih ada lebih dari 1 juta kursi yang bisa dimanfaatkan masyarakat.