Pemkot Yogyakarta Hancurkan 50 Becak Motor di Malioboro, Bertahap Ganti ke Becak Listrik demi Sumbu Filosofi Ramah Lingkungan

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 00:58:01 WIB
Penghancuran 50 becak motor di Yogyakarta sebagai langkah awal konversi ke becak listrik.

YOGYAKARTA — Sebanyak 50 becak motor dihancurkan dengan alat berat di Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor Yogyakarta, Rabu. Langkah ini menjadi tahap awal dari target Pemkot Yogyakarta yang ingin menuntaskan konversi seluruh betor di kota tersebut dalam dua tahun ke depan.

Target 900 Betor Bertahap Diganti

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa penggantian becak motor ke becak listrik akan dilakukan secara bertahap. "Lambat tapi pasti becak yang konvensional harus habis. Kemudian secara bertahap, becak listrik hadir," kata Hasto usai prosesi penghancuran.

Saat ini, sudah ada sekitar 260 becak listrik yang beroperasi di Yogyakarta. Sebagian di antaranya masih dalam tahap uji coba karena dinilai belum sepenuhnya kompatibel. Targetnya, seluruh 900 unit becak konvensional bisa digantikan dalam kurun waktu dua tahun.

Becak Listrik dari CSR KAI untuk Pengemudi

Para pengemudi yang betornya dihancurkan tidak akan kehilangan pekerjaan. Pemkot memfasilitasi peralihan dengan becak listrik hasil program CSR dari PT KAI. "Dengan cara begitu, maka cita-cita kita mewujudkan minimal di sumbu filosofi Yogyakarta itu menggunakan sarana transportasi yang minimal terhadap polutan lingkungan akan tercapai menggunakan becak listrik," ujar Hasto.

Syarat menerima becak listrik ini adalah pengemudi tergabung dalam koperasi, bukan perorangan. Koperasi nantinya akan menjadi pengontrol agar jumlah becak motor tidak bertambah lagi. "Sudah kita kunci. Dan secara bertahap kita hancurkan," tegasnya.

PLN Diminta Dukung Stasiun Pengisian Daya

Pemkot Yogyakarta berharap ada dukungan dari PLN dalam penyediaan stasiun pengisian daya (charge station) bagi becak listrik. Hasto menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan perusahaan negara itu agar biaya pengisian daya listrik tidak terlalu mahal bagi para pengemudi.

Penghancuran betor di Malioboro ini menjadi simbol komitmen Pemkot menciptakan kawasan ramah lingkungan di jalur sumbu filosofi yang menjadi ikon budaya dan pariwisata Yogyakarta.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top