Pelajar Sleman Dibacok di Jalan Tempel-Gendol Usai Tantang Geng Sekolah Lain Lewat TikTok, Tiga Pelaku Masih Diburu

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 19:06:01 WIB
Pelajar asal Tempel, Sleman, mengalami luka sabetan setelah dikeroyok di Jalan Tempel-Gendol.

SLEMAN — Aksi saling tantang antar-geng sekolah di media sosial TikTok berujung petaka bagi seorang pelajar asal Kecamatan Tempel, Sleman. RDM (15) harus dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok oleh tiga orang pelaku di ruas Jalan Tempel-Gendol, Jumat (15/5) lalu, sekitar pukul 01.30 WIB.

Kronologi Pembacokan: Tantangan TikTok Berujung Luka Sabet

Peristiwa bermula dari unggahan tantangan berkelahi yang diunggah oleh korban melalui akun TikTok miliknya. Tantangan itu ditanggapi oleh kelompok pelajar lain yang kemudian sepakat untuk bertemu di lokasi kejadian. Saat korban tiba di tempat yang disepakati, ia langsung dikeroyok oleh tiga orang pelaku.

Akibat serangan tersebut, RDM mengalami luka sabetan di bagian dada. Warga sekitar yang mendengar keributan segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Identitas Pelaku: Tiga Remaja Masih dalam Pengejaran

Polsek Tempel yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengantongi identitas ketiga pelaku. Mereka adalah ACC (17), seorang pelajar asal Ngemplak, Sleman, serta dua rekannya yang masih dalam pengejaran.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga pelaku belum berhasil diamankan. Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran dan meminta keterangan sejumlah saksi di lapangan.

Kondisi Korban: Luka di Dada, Masih Jalani Perawatan

RDM saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Luka sabetan di bagian dada yang dideritanya cukup dalam, namun tim medis menyebut kondisinya mulai stabil. Keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para remaja agar tidak sembarangan menantang atau menerima tantangan berkelahi di media sosial. Polisi mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka di platform digital.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: radarjogja.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top