KORIKA dan PANDI Luncurkan Domain .ai.id untuk Startup dan Peneliti AI Indonesia, Pendaftaran Dibuka Juni 2026

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:56:42 WIB
Peluncuran domain .ai.id oleh KORIKA dan PANDI untuk mendukung startup dan peneliti AI Indonesia.

YOGYAKARTA — Selama ini, banyak perusahaan rintisan dan lembaga riset AI Indonesia masih menggunakan domain .ai yang secara teknis merupakan kode negara Anguilla. Ketua Umum Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) Hammam Riza menyebut kondisi itu menimbulkan paradoks karena perkembangan industri AI dalam negeri justru menumpang identitas digital negara lain.

"Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial," kata Hammam Riza, Jumat (29/5/2026).

Kehadiran .ai.id diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan industri AI global sekaligus mempertegas identitas nasional di ranah digital.

Pertumbuhan Adopsi AI di Indonesia Capai 47 Persen per Tahun

Data Indonesia AI Report 2025 mencatat sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi teknologi AI. Angka ini tumbuh 47 persen secara tahunan, menjadikan Indonesia salah satu negara dengan pertumbuhan adopsi AI tercepat di kawasan Asia Tenggara.

Ekosistem AI Indonesia saat ini telah berkembang pesat dengan lebih dari 4.000 anggota komunitas dan sekitar 300 anggota aktif terverifikasi. Komunitas tersebut akan menjadi pengguna awal domain .ai.id.

Peluncuran ini juga bagian dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan AI utama di Asia Tenggara pada 2030.

Empat Tahap Pendaftaran Domain .ai.id Mulai Juni 2026

Perwakilan PANDI Shidiq Purnama menyatakan dukungannya terhadap peluncuran .ai.id sebagai langkah memperkuat identitas digital Indonesia di tingkat internasional. Domain tersebut nantinya tidak hanya menjadi alamat digital, tetapi juga simbol kredibilitas layanan AI yang dikembangkan di Indonesia.

Pendaftaran domain .ai.id akan dibuka dalam empat tahap:

  • Fase Sunrise (2 Juni – 2 Juli 2026): khusus pemilik merek dagang terdaftar.
  • Fase Grandfather (13 Juli – 13 Agustus 2026): bagi pemilik domain .id aktif.
  • Fase Landrush (24 Agustus – 24 September 2026): untuk masyarakat umum dengan skema harga premium.
  • General Availability (5 Oktober 2026): melalui registrar resmi PANDI.

Jika terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama di setiap fasenya, penentuan akan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka.

"Kami siap menjawab kebutuhan pengguna dan memastikan proses registrasi .ai.id berjalan lancar bagi seluruh calon pengguna," ujar representatif jenama domain.ai.id Alexander.

Sebelumnya, KORIKA bersama PANDI telah menggelar diskusi panel terkait peluncuran domain tersebut pada 26 Mei 2026.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: radiostar.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top