Cuaca DIY Hari Ini: Jogja Diselimuti Awan Tebal, Hujan Ringan Diprediksi di Lereng Merapi dan Perbukitan Menoreh

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 10:26:01 WIB
Jogja diselimuti awan tebal dengan potensi hujan ringan di lereng Merapi dan Perbukitan Menoreh hari ini.

YOGYAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY merilis prakiraan cuaca terbaru untuk hari ini. Cuaca berawan hingga berawan tebal diprediksi menyelimuti hampir seluruh kabupaten/kota di DIY, mulai dari pagi hingga malam hari.

Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan Ringan?

Meski secara umum cerah berawan, ada dua titik yang patut diwaspadai. BMKG DIY menyebutkan bahwa kawasan Lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan mulai siang hari.

"Wilayah yang dimaksud meliputi Kapanewon Pakem, Turi, dan Cangkringan," tulis BMKG DIY melalui akun Instagram resmi @infobmkgyia, Jumat (22/5/2026). Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di kawasan Perbukitan Menoreh, tepatnya di Kapanewon Samigaluh dan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Bagaimana Cuaca di Kota Jogja, Sleman, dan Bantul?

Untuk wilayah perkotaan, seperti Kota Jogja, Sleman bagian tengah dan selatan, serta Bantul, cuaca diprediksi berawan tebal tanpa potensi hujan. Kawasan wisata andalan seperti Pantai Parangtritis di Bantul juga dipastikan aman dari hujan.

Hal yang sama berlaku untuk Kabupaten Gunungkidul. Seluruh wilayah, termasuk kawasan wisata pantai seperti Pantai Indrayanti, diprakirakan berawan tebal sepanjang hari.

YIA dan Pantai di Kulon Progo Juga Aman

Bagi pengguna jasa transportasi udara, cuaca di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo diprediksi bersahabat. Tidak ada potensi hujan di kawasan bandara maupun pesisir pantai Kulon Progo pada hari ini.

BMKG DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang cepat, terutama bagi warga yang beraktivitas di lereng gunung atau perbukitan. Meski intensitas hujan diprediksi ringan, kewaspadaan tetap diperlukan.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top