20 Perjalanan KA di Yogyakarta Tertunda Usai Gempa, Lintasan Dinyatakan Aman dalam 22 Menit

Penulis: Edi Wahyono  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:27:31 WIB
Petugas memeriksa jalur rel di Daop 6 Yogyakarta pascagempa sebelum lintasan dinyatakan aman.

YOGYAKARTA — Seluruh rangkaian kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan menyeluruh pascagempa yang mengguncang pada Kamis (20/8) sore. Prosedur standar ini dilakukan demi memastikan aspek keselamatan perjalanan tetap terjaga sebelum operasional kembali dilanjutkan.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pemeriksaan darurat meliputi keandalan jembatan, jalur rel, sarana pendukung, hingga kondisi fisik rangkaian kereta api. Hasilnya, pada pukul 17.42 WIB seluruh lintas telah dinyatakan aman.

"Pemeriksaan prasarana dan sarana pascagempa merupakan prosedur standar yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," kata Feni dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Daftar Perjalanan KA yang Terdampak Penundaan

Akibat penghentian sementara tersebut, puluhan perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. Penundaan terlama dialami KA 557 Bandara YIA dan KA 282 Bengawan yang masing-masing tertahan selama 25 menit.

Berikut sejumlah perjalanan yang sempat berhenti luar biasa (BLB) dengan waktu penundaan bervariasi:

  • KA 707 Commuterline Palur–Yogyakarta dan KA 2751f Cilace Trans tertunda 24 menit
  • KA 86b Sancaka tertunda 23 menit
  • KA 506 Prameks tertunda 22 menit
  • KA 251b Jayakarta dan KA 2605 Cilawalu Service tertunda 19 menit
  • KA 62b Manahan dan KA 247c Logawa tertunda 17 menit
  • KA 107b Senja Utama Yk tertunda 15 menit
  • KA 158 Wijaya Kusuma tertunda 14 menit
  • KA 70 Malabar dan KA 532 Bandara YIA tertunda 11 menit
  • KA 151 Brantas serta KA 726 Commuterline Yogyakarta–Palur tertunda 10 menit

Prosedur Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Pemeriksaan yang dilakukan tim teknis KAI ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan operasional. Setiap kali terjadi gempa, seluruh rangkaian yang sedang berjalan wajib dihentikan di stasiun terdekat untuk diperiksa kondisinya.

"KAI Daop 6 Yogyakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang dan mengapresiasi kesabaran pelanggan selama proses pemeriksaan keamanan berlangsung," ujar Feni.

Setelah seluruh lintas dinyatakan aman, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan secara bertahap. Penumpang yang terdampak keterlambatan diimbau untuk memantau informasi jadwal terbaru melalui kanal resmi KAI.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top