BANTUL — Pemerintah Kabupaten Bantul menargetkan penyerapan 750 pencari kerja dalam Job Fair yang berlangsung pada 6–7 Agustus 2026 di Kawasan Stadion Sultan Agung. Ajang ini menjadi bagian dari Bantul Creative Expo 2026, sebuah upaya konkret menekan angka pengangguran lokal. Total 1.000 lowongan dari 15 perusahaan lintas sektor siap diisi oleh masyarakat, khususnya warga Bantul.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja menyebut perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai daerah dengan sektor industri beragam. "Rencananya diikuti 15 perusahaan yang membuka sekitar 1.000 lowongan pekerjaan," ujarnya di Bantul, Jumat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Prapta Nugraha memproyeksikan 750 pencari kerja terserap dari angka tersebut. "Dari 1.000 lowongan, semoga bisa sekitar 750 yang terserap," kata Prapta.
Job Fair ini bukan acara tunggal. Pemerintah daerah menyelenggarakannya bersamaan dengan expo kreatif yang menyasar pelaku UMKM dan industri lokal. Sekda Agus mengajak warga Bantul yang menganggur atau ingin beralih pekerjaan untuk datang langsung. "Silakan datang ke acara ini karena menjadi kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak," ajaknya.
Pelaksanaan teknis seleksi hingga wawancara kerja akan ditangani bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul. Prapta menjelaskan kerja sama itu mencakup pendaftaran, seleksi, hingga wawancara. "Teknis pelaksanaannya nanti bersama Disnakertrans Bantul, termasuk proses wawancara dan tahapan lainnya," ujarnya.
Dengan sistem temu langsung antara pencari kerja dan perusahaan, Pemkab Bantul berharap angka pengangguran terbuka di daerah bisa turun signifikan. Data terbaru dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat menunjukkan masih ada ribuan warga usia produktif yang belum bekerja.