DI YOGYAKARTA — BMKG mencatat episenter gempa terletak di koordinat 3,78 derajat Lintang Selatan dan 119,07 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sejauh 50 kilometer arah selatan Polewali Mandar. "Telah terjadi gempabumi mag:4.7, lokasi: Pusat gempa berada di laut 50 km Selatan Polewali Mandar, waktu: 09 Juli 2026 08:09:36 WIB, kedalaman: 13 Km," demikian keterangan resmi BMKG yang diterima redaksi.
Skala intensitas tertinggi, III hingga IV MMI, tercatat di tiga wilayah: Majene, Polewali Mandar, dan Parepare. Pada skala IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian warga yang berada di luar pada siang hari. Skala ini juga disebut BMKG cukup untuk membangunkan orang yang tidur pada malam hari.
Getaran dengan intensitas lebih rendah, II hingga III MMI, dirasakan di Sidrap, Mamuju, Makassar, Pangkep, dan Gowa. Pada skala II MMI, getaran hanya dirasakan oleh sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara skala III MMI digambarkan seperti sensasi truk besar melintas di dekat rumah.
Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini tsunami. Pusat gempa yang berada di laut dengan magnitudo di bawah 5,0 dan kedalaman dangkal umumnya tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian ini. Tim tanggap darurat dari BPBD setempat masih melakukan pemantauan dan verifikasi ke sejumlah kecamatan yang merasakan guncangan paling kuat.
Kedalaman gempa yang hanya 13 kilometer mengindikasikan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake). Meski BMKG belum merilis mekanisme sumber gempa secara spesifik, lokasi episenter di selatan Polewali Mandar berada di zona sesar aktif Sulawesi Barat yang dikenal rawan kegempaan. Wilayah ini merupakan pertemuan beberapa segmen sesar, termasuk Sesar Palu-Koro dan Sesar Saddang.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi jika terjadi gempa susulan.