Pencarian

DPRD Sleman Dorong Muatan Lokal IT di SD, Komputer dan Wi-Fi Jadi Kendala

Selasa, 20 Oktober 2026 • 05:32:01 WIB
DPRD Sleman Dorong Muatan Lokal IT di SD, Komputer dan Wi-Fi Jadi Kendala
Ketua Komisi D DPRD Sleman Arif Priyosusanto menyampaikan rencana penerapan materi IT di tingkat SD melalui muatan lokal.

SLEMAN — Ketua Komisi D DPRD Sleman Arif Priyosusanto menyatakan pendidikan IT di tingkat SD sedang diupayakan bertahap. Sejumlah sekolah akan dijadikan percontohan sebelum materi teknologi informasi diterapkan menyeluruh.

“Untuk penggunaan IT ini sedang kita upayakan di masing-masing sekolah. Kemarin kita baru mengusulkan untuk percontohan dulu, beberapa SD kita kasih percontohan untuk penerapan IT,” kata Arif, Senin (19/10/2026).

Rencana itu mencuat karena pembelajaran di SD selama ini masih mengacu pada kurikulum dari pemerintah pusat. DPRD ingin menyelipkan materi IT lewat muatan lokal agar sekolah di Sleman punya porsi pembelajaran teknologi sejak dini.

Komputer dan Jaringan Internet Belum Merata

Arif menjelaskan belum semua SD di Sleman punya sarana dan prasarana memadai untuk pembelajaran berbasis teknologi. Ketersediaan komputer dan jaringan Wi-Fi menjadi persoalan utama yang harus dibereskan lebih dulu.

Masih ada sekolah yang mengandalkan jaringan internet dari lingkungan sekitar karena belum memiliki akses Wi-Fi sendiri yang layak. Jumlah sekolah yang kekurangan perangkat komputer pun disebut cukup banyak, meski Arif belum bisa menyebutkan angka pastinya.

Karena itu, pemenuhan fasilitas perlu dipersiapkan sebelum pendidikan IT diterapkan secara menyeluruh. Dukungan anggaran menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana tersebut.

Muatan Lokal IT Menunggu Kesiapan Sekolah

DPRD Sleman berencana mendorong materi IT masuk kurikulum melalui muatan lokal. Langkah itu diharapkan mengakomodasi kebutuhan pembelajaran teknologi di tingkat sekolah dasar tanpa meninggalkan acuan kurikulum pusat.

“Belum. Kita masih mengacu dari kurikulum pusat, cuma nanti ada kurikulum muatan lokal yang mau kita selipkan ke situ,” ujar Arif.

Muatan lokal IT direncanakan bisa diterapkan menyeluruh di SD. Namun pelaksanaannya masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana pendukung di masing-masing sekolah.

Pemenuhan fasilitas dan pengembangan kurikulum itu diharapkan memperluas akses siswa terhadap pembelajaran teknologi sejak dini. Upaya ini sekaligus ditujukan mendukung kesiapan sekolah negeri menghadapi perkembangan era digital.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks