DI YOGYAKARTA — Charades resmi memegang hak distribusi internasional untuk Dream Come True, film panjang ketiga sutradara Finlandia Juho Kuosmanen, setelah produksi rampung di Denmark, Finlandia, dan Prancis. Film ini menjadi proyek lanjutan Kuosmanen setelah Compartment No. 6 yang memenangi Grand Prix Cannes 2021.
Charades membeli hak distribusi internasional Dream Come True sebelum film itu menemukan pembeli di pasar global. Produksi Dream Come True sendiri sudah tuntas setelah proses syuting berpindah dari Denmark, Finlandia, hingga Prancis.
Dream Come True menandai film panjang ketiga Kuosmanen. Nama sutradara asal Finlandia itu sebelumnya dikenal lewat Compartment No. 6 yang meraih Grand Prix di Cannes 2021, serta The Happiest Day in the Life of Olli Mäki yang mendapat penghargaan Un Certain Regard di Cannes 2016.
Dream Come True mengikuti Rasmus, pria 43 tahun asal Denmark yang bekerja sebagai penyelam komersial. Kesehariannya dihabiskan membersihkan saluran air tersumbat dan mengelas sambungan di dasar laut.
Nasib Rasmus berubah ketika salah satu penyelaman menemukan bangkai kapal berisi ribuan botol champagne dari vintage tertua yang masih layak diminum. Harta karun itu disebut bernilai jutaan.
Selama ini Rasmus tinggal di rumah ibunya bersama sang anak. Temuan tersebut membuka peluang baginya untuk memulai hidup baru, meski mimpi yang terwujud rupanya membawa kejutan tersendiri.
Magnus Millang yang dikenal lewat Another Round dan Paprika Steen dari Families Like Ours bergabung dalam proyek ini. Aktor pendatang baru Ellen Kihri melengkapi jajaran pemain Dream Come True.
Katrin Pors dari Snowglobe (Godland) dan Jussi Rantamäki dari Aamu Film Company (Compartment No. 6) bertindak sebagai produser. Produksi berjalan bersama One Two Films (Holy Spider), Portobello Productions (Coward), serta Kjellson & Wik (Gentle Monster).
Le Pacte akan menyalurkan Dream Come True di Prancis, disusul Alamode Film untuk Jerman. Scanbox Entertainment memegang distribusi untuk Denmark, Norwegia, dan Swedia, sementara B-Plan menangani rilis di Finlandia.
Sejumlah lembaga ikut membiayai produksi, termasuk Danish Film Institute, Finnish Film Foundation, Nordisk Film & TV Fond, German Federal Film Board, Medienboard Berlin-Brandenburg, DR, Yle, SR, WDR, ARTE, SVT, West Finland Film Commission, dan Creative Europe MEDIA.
Kuosmanen menyebut Dream Come True sebagai wujud mimpi pribadinya membuat film berlatar laut, baik di pesisir maupun di kedalaman.
"This film fulfills a personal dream of mine to make a movie set by the sea, on its shores and in its depths. Even better, Dream Come True has allowed me to tell a story that is at once hilarious and visually inspiring, together with three brilliant and insanely funny actors," ujar Kuosmanen.
Sutradara itu juga menyebut Charades sebagai mitra yang tepat untuk membawa filmnya menjangkau penonton di seluruh dunia.
Bagi pasar film Eropa, akuisisi Charades menempatkan Dream Come True sebagai salah satu judul yang dipantau menjelang musim festival berikutnya. Nama Kuosmanen punya rekam jejak kuat di Cannes, dan kombinasi cerita penyelam, harta karun, serta komedi disebut menjadi daya tarik tersendiri bagi distributor internasional.