DI YOGYAKARTA — Samsung Galaxy S26 FE hadir sebagai varian terjangkau dari lini Galaxy S26 dengan layar 6,7 inci, chipset Exynos generasi baru, dan dukungan Galaxy AI. Ponsel ini menjalankan One UI 9 berbasis Android 17 dan menjanjikan hingga 7 pembaruan OS besar. Bodi Armor Aluminum 2 serta perlindungan IP68 membuatnya nyaris setara model flagship.
Samsung Galaxy S26 FE menempati posisi sebagai perangkat yang lebih ramah kantong di jajaran Galaxy S26, namun tetap membawa sejumlah elemen khas model flagship. Pendekatan ini melanjutkan resep generasi FE sebelumnya yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman mendekati varian utama.
Dari sisi rancang bangun, ponsel ini mengadopsi bahasa desain Galaxy S26 Series, terutama bila disandingkan dengan Galaxy S26 versi Plus. Sisi kanan bodi menampung tombol daya dan volume, sementara rangka yang mengelilingi perangkat memakai bahan Armor Aluminum 2 dengan warna berbeda dari bagian belakang.
Modul kamera di bodi belakang dibuat sedikit lebih tinggi daripada permukaan sekitarnya, sehingga keberadaannya lebih menonjol dibanding generasi Galaxy S25 yang hadir tanpa modul serupa. Bagian belakang memakai bahan plastik dengan lapisan pelindung Gorilla Glass Victus+, termasuk pada unit berwarna pistachio.
Lapisan tersebut tampil menyerupai kaca dan memantulkan cahaya dalam kondisi tertentu. Meski terkesan mengkilap, permukaan belakang tidak mudah dipenuhi noda sidik jari selama pemakaian.
Di sisi bawah terdapat port USB-C yang diapit slot dual SIM dan speaker. Layar 6,7 inci disebut setara ukuran panel Galaxy S26 Plus, dengan bezel tipis, earpiece tersembunyi, serta kamera depan punch hole berukuran kecil. Bobot 193 gram memang sedikit lebih berat dari model Plus, tapi tidak membuatnya terasa tebal saat digenggam.
One UI 9 tidak membawa perubahan besar dibanding versi sebelumnya, sehingga pengguna lama Samsung tidak akan kesulitan bernavigasi. Penyegaran terasa pada tuas kecerahan layar dan volume di panel Quick Toggles yang tampil lebih tebal dan mudah dioperasikan.
Antarmuka Galaxy AI kini menempatkan teks penjelasan tambahan di bagian bawah menu. Perubahan kecil ini membuat tampilan terasa lebih rapi dan sederhana.
Fitur yang benar-benar baru adalah menu Garansi dan Perawatan (Warranty and Care) di dalam Pengaturan. Menu ini mengumpulkan seluruh perangkat Samsung yang terdaftar pada akun pengguna, lengkap dengan status garansi dan opsi pemecahan masalah untuk kendala umum.
Sensor sidik jari di bawah layar bukan yang tercepat di kelasnya, namun performanya tergolong memadai untuk pemakaian sehari-hari.
Konfigurasi kamera belakang terdiri dari sensor utama 50 MP, telefoto 8 MP dengan zoom optik 3x, dan ultrawide 12 MP. Kamera depan beresolusi 12 MP melengkapi kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Hasil foto dalam kondisi cahaya memadai tampil dengan detail, warna, dan kejernihan yang baik. Catatan muncul ketika gambar diperiksa lebih teliti, di mana masih ada beberapa kekurangan pada tingkat detail.
Galaxy S26 FE meminjam sejumlah elemen dari Galaxy S26 Plus, mulai dari ukuran layar hingga bahasa desain bodi. Kombinasi Exynos baru, One UI 9, dan Galaxy AI membuatnya berada satu langkah di bawah flagship murni, tapi tetap di atas kelas menengah biasa.
Janji tujuh pembaruan OS besar menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna yang ingin perangkat tetap relevan dalam jangka panjang. Perlindungan IP68 juga jarang ditemukan pada ponsel di segmen harga yang lebih rendah.
Galaxy S26 FE cocok untuk pengguna yang menginginkan pengalaman Galaxy S terbaru tanpa membayar harga flagship penuh. Mereka yang memprioritaskan daya tahan, pembaruan software jangka panjang, dan fitur AI praktis bisa menjadikan ponsel ini pertimbangan utama.