Mobil modifikasi BMW Passato karya modifikator Indonesia resmi dilepas menuju SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, yang akan berlangsung pada 3–6 November 2026. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari proyek NMAA-IMI SEMA Project 2026 untuk memperkenalkan kemampuan industri aftermarket dalam negeri ke panggung dunia. Pelepasan dilakukan di Museum Joang ’45, Jakarta, Rabu (19/8).
JAKARTA — BMW Passato, mobil modifikasi berbasis BMW 320 tahun 2010, menjadi duta industri kreatif otomotif Indonesia di ajang SEMA Show 2026. Keberangkatannya dilepas resmi oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Museum Joang ’45, Jakarta, Rabu (19/8).
Proyek ini menargetkan pasar aftermarket global dan menjadi uji nyali bagi builder lokal untuk bersaing di pameran otomotif terbesar di dunia tersebut.
BMW Passato bukan sekadar mobil modifikasi biasa. Kendaraan ini dikembangkan melalui perpaduan rekayasa teknis, keterampilan builder lokal, serta elemen budaya Nusantara yang dirajut dalam setiap detailnya.
Proyek NMAA-IMI SEMA 2026 melibatkan sejumlah pelaku industri modifikasi dan aftermarket dalam negeri. Mereka di antaranya Rain Works, Musartwork, Tomi Airbrush, Garasi Drift, 54 Metal Craft, AirBFT, dan WetGloss.
Proyek ini juga berkolaborasi dengan Passato Garage sebagai pemilik kendaraan modifikasi. Visi Passato Garage dinilai sejalan dengan misi proyek dalam membawa karya modifikator dan builder kendaraan Indonesia ke panggung internasional.
Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar pameran, melainkan bentuk nyata kompetensi anak bangsa.
“Kehadiran mobil karya anak bangsa di Las Vegas merupakan bentuk perjuangan modern dalam mengharumkan nama bangsa di ranah industri aftermarket dunia,” kata Moreno.
Pendiri NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI, Andre Mulyadi, menyebut pencapaian ini tidak lepas dari ekosistem industri modifikasi Indonesia yang terus tumbuh. Menurutnya, karya yang dikirim ke Las Vegas membuktikan kualitas modifikator lokal mampu bersaing di tingkat internasional.
“Hal ini juga menjadi bukti bahwa IMX sudah menjadi ekosistem penting dalam melahirkan para modifikator dan insan muda kreatif Nasional,” katanya.
Keikutsertaan BMW Passato di SEMA Show 2026 tidak hanya ditujukan sebagai ajang unjuk karya. NMAA dan IMI berharap momentum tersebut dapat membuka peluang baru bagi produk serta karya modifikasi kendaraan buatan Indonesia.
Partisipasi di SEMA Show juga diharapkan dapat memperluas jaringan pelaku industri aftermarket nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri otomotif global.
Melalui BMW Passato, karya modifikator Indonesia akan berhadapan langsung dengan pasar dan pelaku industri otomotif internasional di salah satu ajang aftermarket terbesar dunia.