YOGYAKARTA — Chris John tidak hanya mewariskan reputasinya sebagai juara tinju dunia, tetapi kini namanya diabadikan dalam serial animasi yang menjangkau penonton muda di berbagai negara. Dalam "Dragon's Dojo", karakter Chris John dirancang sebagai figur sentral yang membimbing sekelompok anak muda di sebuah akademi bela diri.
Bagi peraih gelar juara dunia WBA kelas bulu ini, kesempatan tersebut menjadi medium baru untuk mengenalkan kekayaan tradisi dan karakter Indonesia. Ia menilai animasi adalah bahasa universal yang efektif untuk menjangkau generasi baru di tingkat global.
Proses kreatif pembuatan karakter ini tidak berjalan satu arah. Chris John mengaku terlibat langsung dalam diskusi pengembangan tokohnya di serial tersebut, mulai dari penampilan hingga cara ia digambarkan dalam setiap adegan.
"Kami bersama-sama mengembangkan karakter saya, dan telah berdiskusi tentang bagaimana saya akan ditampilkan dalam serial ini. Saya sangat antusias melihat karakter ini mulai menjadi hidup," ujar Chris John dalam keterangan tertulisnya.
Kehadiran Chris John di "Dragon's Dojo" bukan sekadar cameo atau penamaan karakter. Ia membawa nilai-nilai ketimuran yang melekat pada sosoknya sebagai atlet Indonesia yang disegani di kancah internasional.
Langkah ini dinilai sebagai strategi soft diplomacy yang memperkuat posisi Indonesia dalam industri kreatif global. Serial animasi yang tayang di platform internasional menjadi etalase baru bagi budaya dan karakter bangsa.
Chris John sendiri dikenal sebagai salah satu petinju Asia paling sukses dengan rekor tak terkalahkan yang lama bertahan. Namanya kini melampaui batas ring tinju, hadir dalam format cerita yang lebih dekat dengan penonton muda.