DI YOGYAKARTA — Yamaha Motor India secara resmi memperkenalkan Aerox-E, versi listrik dari skuter maxi-sporty populer mereka, pada hari ini. Skuter ini tidak dirancang untuk bersaing di segmen harga murah, melainkan menyasar pengendara yang menginginkan kendaraan urban berperforma tinggi dengan fitur premium. Harga yang dibanderol mencapai 282.000 INR atau sekitar Rp 47,2 juta (estimasi kurs Rp 16.000 per INR), menempatkannya di atas beberapa pesaing utama di kelas skuter listrik India.
Aerox-E mengusung motor listrik yang menghasilkan tenaga puncak 9,4 kW dan torsi 48 Nm. Yamaha mengklaim kecepatan tertinggi mencapai 95 km/jam. Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara: Eco, Standard, dan Power. Yamaha juga menyematkan mode Boost khusus yang memberikan akselerasi ekstra untuk menyalip atau melaju cepat dari posisi berhenti.
Skuter ini ditenagai oleh dua unit baterai yang masing-masing berkapasitas 1,5 kWh, sehingga total kapasitasnya menjadi 3 kWh. Baterai tersebut dapat dilepas dan diisi ulang menggunakan charger dock. Yamaha mengklaim waktu pengisian penuh dari kosong hanya sekitar 3 jam 10 menit. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 117 km berdasarkan siklus pengujian India.
Kemampuan melepas baterai memudahkan pengguna yang tidak memiliki akses stopkontak di tempat parkir. Namun, Yamaha tidak mengadopsi standar baterai swappable yang sebelumnya didukung oleh konsorsium pabrikan motor, termasuk Yamaha sendiri, yaitu standar Honda MPP e:. Artinya, baterai Aerox-E tidak bisa ditukar di stasiun penukaran baterai yang menggunakan standar tersebut.
Yamaha melengkapi Aerox-E dengan fitur keselamatan berupa traction control. Panel instrumen menggunakan layar TFT warna yang terhubung dengan ponsel pintar melalui aplikasi Y-Connect. Fitur lainnya meliputi smart key, pencahayaan full-LED, dan ban belakang yang lebih lebar untuk meningkatkan stabilitas. Desain eksteriornya masih mempertahankan gaya agresif khas Aerox versi bensin, dengan lampu LED kembar tajam, bodi berotot, dan fairing aerodinamis.
Meski klaim jarak tempuh mencapai 117 km, kesan awal dari jurnalis India yang sudah mencoba Aerox-E menunjukkan angka yang berbeda. Dalam mode Eco, jarak tempuh dunia nyata diperkirakan lebih mendekati 80 km. Harga premium yang dipasang Yamaha juga menjadi tantangan tersendiri di tengah ketatnya persaingan skuter listrik India. Namun, jika Yamaha mampu meyakinkan konsumen bahwa kombinasi kualitas, performa, dan reputasi merek sepadan dengan harganya, Aerox-E berpotensi menjadi pemain penting di segmen skuter listrik premium.