YOGYAKARTA — Layanan taksi dan mobil pribadi berbasis aplikasi itu kini bisa dipesan lebih awal untuk perjalanan dari pusat kota menuju Bandara YIA. Pengguna cukup membuka aplikasi Grab, memilih menu Advance Booking, lalu menentukan tanggal dan jam keberangkatan. Sistem akan secara otomatis memasangkan pengguna dengan pengemudi yang tersedia di jam yang diminta.
Fitur ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di jam sibuk, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Pengguna tak perlu lagi khawatir kehabisan kendaraan atau harus menunggu lama di titik jemput. Grab menjamin ketersediaan armada untuk rute yang sudah dipesan sebelumnya.
Pemesanan bisa dilakukan maksimal tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan. Setelah pesanan dikonfirmasi, pengguna akan mendapatkan notifikasi pengingat pada H-1 dan satu jam sebelum penjemputan. Ini meminimalkan risiko lupa atau kesalahan waktu.
Keputusan Grab meluncurkan fitur ini tidak lepas dari status Yogyakarta sebagai tujuan wisata utama. Survei GoodStats mencatat, dalam tiga tahun terakhir (2022–2024), Yogyakarta konsisten menempati peringkat pertama sebagai kota wisata paling populer di Indonesia. Tingginya arus wisatawan domestik dan mancanegara mendorong kebutuhan transportasi yang lebih terprediksi.
Bandara YIA sendiri berada di Kabupaten Kulon Progo, sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Jarak tempuh rata-rata 45 menit hingga satu jam, tergantung kondisi lalu lintas. Dengan fitur Advance Booking, wisatawan bisa mengatur jadwal keberangkatan lebih pasti tanpa harus terburu-buru mencari kendaraan di jam sibuk.
Grab menyebut fitur ini bagian dari upaya meningkatkan pengalaman perjalanan pengguna. Selama ini, keluhan utama wisatawan adalah ketidakpastian ketersediaan transportasi menuju bandara, terutama pada jam keberangkatan pagi atau larut malam. Dengan pemesanan di muka, pengguna bisa merencanakan perjalanan lebih tenang.
Layanan ini tersedia untuk pilihan kendaraan GrabCar dan GrabBike, dengan harga yang sudah ditampilkan di awal pemesanan. Tidak ada biaya tambahan di luar tarif yang tercantum saat konfirmasi. Pembatalan pun bisa dilakukan dalam batas waktu tertentu tanpa dikenakan penalti.
Ke depan, bukan tidak mungkin fitur serupa diperluas ke rute-rute lain di Yogyakarta yang juga padat, seperti menuju Stasiun Tugu, Malioboro, atau kawasan wisata Prambanan. Namun, untuk tahap awal, fokus utama adalah konektivitas ke bandara yang menjadi pintu gerbang utama wisatawan.