DI YOGYAKARTA — BRI kini tidak hanya menjadi tempat menabung, tetapi juga bisa menjadi tujuan utama masyarakat yang hendak menukar uang asing. Melalui jaringan money changer yang diperluas, perseroan menyasar para pelancong, pebisnis, hingga pemudik yang membutuhkan kepastian nilai tukar dan keamanan bertransaksi.
“Pengembangan layanan ini merupakan wujud nyata BRI dalam mempermudah nasabah dengan menghadirkan solusi transaksi valas yang praktis tepat di titik keberangkatan maupun kedatangan,” ujar Dhanny dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5/2026).
Untuk mengakomodasi kebutuhan pasar yang dinamis, BRI Money Changer melayani penukaran valuta asing utama dunia. Beberapa di antaranya adalah dolar AS (USD), dolar Singapura (SGD), euro (EUR), dolar Australia (AUD), dan poundsterling Inggris (GBP).
Selain itu, tersedia pula yen Jepang (JPY), peso Filipina (PHP), dolar Selandia Baru (NZD), ringgit Malaysia (MYR), dan won Korea (KRW). Total ada 20 mata uang yang bisa diakses nasabah di gerai-gerai resmi BRI.
Selama ini, masyarakat kerap kesulitan menemukan tempat penukaran valas yang terpercaya, terutama di luar kota besar. Praktik penukaran ilegal masih marak dan kerap merugikan konsumen karena nilai tukar yang tidak transparan.
Dengan hadirnya BRI Money Changer di lokasi-lokasi strategis, nasabah tidak perlu lagi khawatir soal keamanan dan kepastian kurs. “Melalui nilai tukar kompetitif dan standar layanan yang terjaga, BRI memberikan kepastian serta efisiensi bagi nasabah,” tambah Dhanny.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi BRI untuk mendekatkan instrumen transaksi valas ke tengah aktivitas mobilitas masyarakat. Artinya, nasabah bisa menukar uang asing saat akan berangkat liburan, atau begitu tiba di bandara dan stasiun.
Ke depan, BRI berencana terus menambah jumlah gerai money changer di titik-titik keramaian baru, termasuk pusat perbelanjaan dan kawasan wisata. Perseroan juga akan mengintegrasikan layanan ini dengan aplikasi BRImo agar nasabah bisa mengecek kurs secara real-time sebelum datang ke gerai.
Dengan perluasan ini, BRI semakin memantapkan posisinya sebagai bank ritel yang tidak hanya melayani simpan pinjam, tetapi juga kebutuhan transaksi global masyarakat Indonesia.