YOGYAKARTA — PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) bersama Sumber Baru Group resmi memperkenalkan lini motor listrik terbarunya di Pakuwon Mall Jogja, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Ajang bertajuk Indomobil Expo 2026 ini menjadi titik awal penetrasi pasar kendaraan ramah lingkungan di kota pelajar.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, menyebut Yogyakarta sebagai wilayah krusial bagi ekspansi bisnis mereka. “Masyarakat di sini sangat terbuka terhadap teknologi transportasi modern yang efisien,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Setelah meluncurkan Adora, Tyranno, dan Sprinto tahun lalu, Indomobil kini menghadirkan seri QT dan QT Pro yang pertama kali debut di IIMS 2026. Varian QT Pro dibanderol Rp 19.650.000 (OTR Yogyakarta) dengan daya jelajah hingga 140 kilometer sekali cas. Sementara varian standar tipe QT dibanderol mulai Rp 15.850.000.
Kedua model dirancang khusus menyesuaikan karakter infrastruktur jalanan Indonesia. Fokus utamanya adalah kenyamanan dan kepraktisan untuk mobilitas harian di perkotaan.
President Director Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan, menyatakan motor listrik Indomobil mampu memangkas pengeluaran harian hingga 80 persen dibandingkan motor konvensional. Selain irit, perawatannya minim dan lebih ramah lingkungan.
Satu keunggulan yang langsung terasa di kantong warga adalah biaya pajak. Di STNK, PKB dan SWDKLLJ tercatat nol rupiah. Pemilik hanya perlu membayar biaya administrasi sekitar Rp 35.000.
Kekhawatiran soal harga jual kembali motor listrik yang anjlok ternyata tidak terbukti. Pihak Indomobil mencontohkan, unit baru seharga Rp 26 juta masih laku di kisaran Rp 22 juta dalam kondisi bekas. “Tingginya minat pasar terhadap unit seken membuat harga jual kembali tetap tinggi,” kata Hendra.
Soal baterai, Indomobil menegaskan konsumen tidak perlu cemas. Seiring berkembangnya teknologi dan ekosistem kendaraan listrik, harga baterai di masa depan diprediksi semakin terjangkau. Hal ini memudahkan pemilik saat harus melakukan penggantian setelah masa pakai habis.
Dengan jarak tempuh 140 kilometer untuk varian QT Pro, motor ini sangat mencukupi untuk mobilitas dalam kota, seperti ke kampus, kantor, atau pasar. Biaya operasional yang rendah dan pajak gratis membuatnya cocok untuk kebutuhan harian warga Yogyakarta.
Pihak Indomobil belum merinci biaya penggantian baterai saat ini. Namun, mereka memproyeksikan harga baterai akan semakin terjangkau seiring pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, sehingga tidak perlu dikhawatirkan oleh calon pembeli.