SLEMAN — Monumen Yogya Kembali atau yang akrab disapa Monjali menawarkan pengalaman wisata sejarah yang berbeda di Yogyakarta. Bangunan berbentuk tumpeng setinggi 31,8 meter ini berdiri di atas lahan seluas 49.920 meter persegi dan terdiri dari tiga lantai utama.
Ide pembangunan Monjali berasal dari Kolonel Soegiarto. Proses konstruksi dimulai pada 29 Juni 1985 dan diresmikan Presiden Soeharto pada 6 Juli 1989. Monumen ini melambangkan rasa syukur atas kemenangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Di dalam museum, pengunjung bisa menemukan berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan bangsa. Jumlah koleksi mencapai lebih dari 1.000 item yang terbagi dalam beberapa kategori, termasuk diorama, relief, senjata, kendaraan perjuangan, dan arsip dokumentasi.
Suasana museum yang tenang dan tertata rapi membuat pengunjung nyaman saat berkeliling. Area luar museum yang cukup luas sering dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai bersama keluarga atau teman.
Harga tiket masuk Monjali tergolong terjangkau untuk semua kalangan. Tiket masuk dijual Rp 15.000 per orang, sementara anak usia 0–3 tahun bisa masuk secara gratis. Anak di atas 3 tahun dikenakan tarif normal.
Pengunjung juga mendapatkan beberapa keuntungan tambahan, seperti gratis menonton film sejarah, bebas foto selfie, dan bebas menggunakan permainan tradisional. Monjali juga menyediakan promo khusus rombongan: lebih dari 30 orang mendapat diskon 10 persen, sedangkan rombongan TK, yatim piatu, dan difabel mendapat diskon 50 persen.
Tiket Monjali dapat dibeli langsung di loket atau secara online melalui website resmi. Pembelian online lebih disarankan untuk rombongan agar lebih praktis dan menghindari antrean saat berkunjung.
Monumen Yogya Kembali buka untuk umum setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00 – 16.00 WIB. Setiap hari Senin, museum tutup. Waktu kunjungan di pagi hingga siang hari menjadi pilihan yang cocok untuk menikmati suasana museum dengan lebih nyaman.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, pengunjung diimbau mematuhi beberapa aturan selama berada di area museum. Pengunjung wajib dalam kondisi sehat, menggunakan masker, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, serta melakukan pengecekan suhu tubuh.
Selain itu, pengunjung diminta menjaga jarak dan tidak berkerumun, tidak menyentuh koleksi museum, serta tidak membuat kegaduhan selama berada di dalam area museum.
Monjali berada di Jalan Ring Road Utara, Jongkang, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Yogyakarta maupun luar kota.
Bagi wisatawan dari Solo atau Surakarta, terdapat beberapa pilihan transportasi menuju Monumen Yogya Kembali. Pengunjung bisa naik kereta menuju Stasiun Tugu atau Lempuyangan Yogyakarta, kemudian lanjut menggunakan ojek online atau taksi sekitar 20–30 menit menuju lokasi. Alternatif lain, naik bus dari Terminal Tirtonadi Solo menuju Terminal Jombor Yogyakarta, lalu perjalanan dilanjutkan menggunakan ojek online atau taksi sekitar 10 menit.
Perjalanan dari Solo menuju Jogja melalui Jalan Solo–Yogyakarta juga bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi. Setelah memasuki kawasan Ring Road Utara, ikuti petunjuk arah menuju Monjali. Waktu tempuh sekitar 1,5–2 jam tergantung kondisi lalu lintas.