Yogyakarta — Upacara Hardiknas 2026 diselenggarakan di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dengan suasana khidmat. Acara tersebut melibatkan seluruh jajaran internal kantor, mulai dari pejabat struktural hingga aparatur sipil negara (ASN) bawah atap, serta kepala-kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari berbagai kecamatan di Kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan ini, Plt. Kasubag Tata Usaha H. Mohammad Tahrir, S.E., M.M. bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Amanat tersebut menekankan peran tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara yang telah meletakkan dasar pendidikan melalui sistem among.
Sistem among mencakup tiga pilar utama: asah (pengembangan ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan). Ketiga elemen ini menjadi fondasi filosofis dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia Indonesia yang bermartabat dan berkarakter kuat.
Amanat Menteri mempertegas bahwa pendidikan, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban yang bermartabat.
Pendidikan memiliki peran strategis dalam menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, serta memiliki kepribadian unggul. Konteks ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun SDM Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh sebagai fondasi negara yang maju, makmur, dan bermartabat.
Dalam upacara tersebut, tiga Kantor Urusan Agama mendapatkan penghargaan atas layanan administrasi Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk (NTCR) terbaik selama Triwulan I tahun 2026. KUA Kraton meraih peringkat pertama, diikuti KUA Pakualaman di posisi kedua, dan KUA Jetis menempati peringkat ketiga.
Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas dedikasi pelayanan publik yang responsif dan administrasi yang rapi, mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Melalui peringatan Hardiknas 2026, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam pembinaan nilai-nilai keagamaan dan karakter bangsa. Langkah ini sejalan dengan misi nasional untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritual dan moral.