DI YOGYAKARTA — Netflix resmi memperluas jangkauan film-film sutradara senior Korea Selatan, Lee Chang-dong, ke platform global. Langkah ini menyusul kemenangan "Possible Love" yang meraih Silver Lion alias Grand Jury Prize di Venice Film Festival. Kabar ini menjadi penanda penting bagi distribusi sinema Asia di pasar internasional.
Ini juga menjadi momen comeback Lee Chang-dong setelah delapan tahun absen dari kursi sutradara. Film terakhirnya sebelum ini adalah "Burning" yang rilis pada 2018.
"Possible Love" akan tayang perdana di bioskop Korea Selatan pada 23 September. Setelah itu, film ini menyusul ke Australia dan Selandia Baru pada 22 Oktober.
Sehari berselang, tepatnya 23 Oktober, giliran Inggris, Jepang, Amerika Serikat, dan Kanada yang kebagian jadwal tayang bioskop. Sementara untuk penonton Netflix di seluruh dunia, film ini baru bisa disaksikan mulai 6 November.
Netflix tidak hanya membawa karya terbaru Lee ke platformnya. Sejumlah judul lawas juga mulai ditambahkan ke perpustakaan konten mereka di berbagai negara.
"Green Fish" dan "Secret Sunshine" mulai bisa di-streaming sejak akhir Agustus di Italia, Inggris, Prancis, Australia, dan Selandia Baru. Kemudian "Peppermint Candy" dan "Oasis" menyusul di Italia dan Spanyol pada 4 September.
Untuk "Poetry" dan "Burning", Netflix berencana merilisnya di pasar seperti Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Jadwal peluncurannya berbeda-beda di tiap wilayah, dan beberapa negara akan mendapat opsi subtitle hingga enam bahasa, termasuk Korea.
Lee Chang-dong memulai debut penyutradaraan lewat "Green Fish" pada 1997. Sejak itu, ia membangun filmografi yang diakui kritikus, mulai dari "Peppermint Candy", "Oasis", "Secret Sunshine", "Poetry", hingga "Burning".
Prestasinya di kancah festival tidak main-main. "Oasis" memberinya penghargaan sutradara terbaik di Venice pada 2002, sementara "Poetry" meraih skenario terbaik di Cannes 2010.
Penghargaan terbaru datang dari Toronto Film Festival edisi ke-51. Lee menjadi pembuat film Korea pertama yang menerima Ebert Director Award di ajang tersebut.
"Possible Love" mengikuti dua pasangan yang hidupnya bertaut saat proses pembuatan sebuah film dokumenter. Pasangan pertama terbentuk dari seorang pria yang kehilangan pekerjaan dan istrinya.
Pasangan kedua adalah seorang sutradara dokumenter dan suaminya. Interaksi mereka selama produksi mengungkap hasrat dan pergulatan batin yang selama ini disembunyikan.
Film ini dibintangi Jeon Do-yeon, Sul Kyung-gu, Zo In-sung, dan Cho Yeo-jeong. "Possible Love" juga menjadi perwakilan Korea Selatan untuk kategori best international feature film di Academy Awards ke-99.
Masuknya katalog Lee Chang-dong ke Netflix menambah daftar karya sineas Asia yang semakin mudah diakses penonton global, sekaligus memperkuat posisi film Korea di ekosistem streaming internasional.