DI YOGYAKARTA — Kemunculan unit berbalut kamuflase itu jadi sinyal bahwa BYD belum selesai menambah amunisi di pasar lokal. Sebelumnya pabrikan asal China ini sudah menghadirkan sejumlah model elektrifikasi. Kini giliran SUV besar yang masuk radar.
Sealion 8 menempati posisi berbeda dari model BYD yang sudah ada. Kapasitasnya tiga baris kursi untuk tujuh penumpang. Kalau benar dipasarkan, ini bakal jadi salah satu SUV terbesar di jajaran BYD Indonesia.
Sebagai gambaran ukuran, versi yang dijual di Australia punya panjang 5.040 mm, lebar 1.996 mm, dan tinggi 1.760 mm. Jarak sumbu rodanya 2.950 mm. Ground clearance tercatat 184 mm untuk varian tertentu dan 190 mm pada varian lain.
Sealion 8 mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik. Di Australia, model ini tersedia dalam tiga varian: Dynamic FWD, Dynamic AWD, dan Premium AWD.
Varian Dynamic FWD memakai sistem DM-i dengan satu motor listrik penggerak roda depan. Sementara Dynamic AWD dan Premium AWD mengandalkan sistem DM-p dengan dua motor listrik serta penggerak empat roda.
Untuk varian FWD, mesin bensin yang dipakai berkapasitas 1.500 cc turbo. Kombinasi mesin dan motor listrik menghasilkan tenaga sistem 205 kW atau sekitar 276 dk, dengan torsi maksimum 315 Nm.
Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 8,6 detik. Kecepatan maksimumnya mencapai 200 km/jam.
Varian AWD menawarkan output jauh lebih besar. Masih dengan mesin 1.500 cc turbo, tapi dipadukan dua motor listrik. Tenaga sistemnya mencapai 359 kW atau sekitar 481 dk, dengan torsi maksimum 675 Nm.
Dengan tenaga sebesar itu, akselerasi 0-100 km/jam hanya butuh 4,9 detik. Bukan angka yang biasa untuk SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang.
Varian Dynamic FWD memakai baterai BYD Blade berkapasitas 19 kWh. Dengan baterai tersebut, jarak tempuh memakai tenaga listrik murni mencapai 103 km berdasarkan metode NEDC.
Untuk pengisian daya, varian FWD mendukung AC charging hingga 11 kW dan DC charging hingga 40 kW. Varian AWD punya kemampuan pengisian DC hingga 74 kW.
Konfigurasi tiga baris kursi membuat kapasitas bagasi saat semua kursi terpakai mencapai 270 liter. Jika baris ketiga dilipat, kapasitasnya naik jadi 960 liter.
Ketika baris kedua dan ketiga sama-sama dilipat, ruang bagasi bisa mencapai 1.960 liter. Tangki bahan bakarnya berkapasitas 60 liter, membuat perjalanan jauh tetap fleksibel tanpa sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian kendaraan listrik.
Dimensi besar plus sistem elektrifikasi membuat bobot Sealion 8 tergolong berat. Varian Dynamic FWD punya bobot kosong sekitar 2.315 kg, sedangkan varian AWD mencapai 2.580 kg.
Kemampuan towing-nya cukup menarik. Varian FWD mampu menarik beban hingga 1.800 kg dengan rem, sementara varian AWD mencapai 2.000 kg.
Tiga varian dan angka-angka di atas berlaku untuk pasar Australia. Spesifikasinya belum tentu sama apabila nantinya resmi dipasarkan di Indonesia.
Yang jelas, kemunculan unit uji jalan di Indonesia jadi sinyal menarik. Segmen SUV tiga baris dengan teknologi elektrifikasi kini semakin ramai, dan Sealion 8 berpotensi jadi pemain baru yang diperhitungkan.