Bonus Atlet Emas Asian Games Naik Drastis: Rp3 Miliar di 2026, Begitu Jauh dari Incheon 2014

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 09 September 2026 | 22:50:01 WIB
Pemerintah menetapkan bonus Rp3 miliar bagi atlet peraih medali emas Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

DI YOGYAKARTA — Pengumuman itu disampaikan Prabowo saat melepas kontingen Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9). Dalam sambutannya, ia mengaku mendapat laporan dari Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, mengenai besaran insentif tersebut.

"Saya enggak lupa, saya diberi laporan oleh Pak Erick, 'Pak untuk SEA Games medali emas dapat Rp1 miliar', tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar," ujar Prabowo di hadapan para atlet.

Lompatan Besar dari Hangzhou ke Aichi-Nagoya

Kebijakan ini menandai lonjakan signifikan dibandingkan dua edisi sebelumnya. Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, pemerintah mengucurkan Rp1,575 miliar untuk setiap peraih emas. Namun, angka itu berlaku khusus untuk cabang olahraga perorangan.

Untuk kategori ganda dan beregu di Hangzhou, bonus diberikan secara proporsional. Konsekuensinya, nominal yang diterima atlet di dua kategori tersebut lebih kecil dibandingkan rekan mereka di nomor individu.

Edisi Jakarta-Palembang 2018: Tuan Rumah dengan Skema Berbeda

Dua tahun sebelumnya, saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, struktur bonus sudah diatur lebih terperinci. Pemerintah saat itu menetapkan atlet individu peraih emas mendapat Rp1,5 miliar.

Perbedaan nominal mulai terlihat jelas pada nomor beregu. Atlet ganda/berpasangan memperoleh Rp1 miliar, sementara kontingen beregu "dihadiahi" Rp750 juta per orang.

Inflasi Bonus: Rp400 Juta di Incheon, Kini Rp3 Miliar

Perbandingan paling mencolok terlihat jika mundur ke Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Kala itu, bonus untuk peraih emas cabor individu hanya Rp400 juta. Artinya, dalam kurun waktu 12 tahun, nilai insentif yang dijanjikan pemerintah mengalami kenaikan hingga 650 persen.

Kenaikan ini mencerminkan apresiasi negara yang semakin besar terhadap prestasi atlet di panggung multievent terbesar se-Asia. Berikut rincian bonus peraih emas dalam tiga edisi terakhir:

  • Asian Games 2026 Aichi-Nagoya: Rp3 miliar (individu)
  • Asian Games 2022 Hangzhou: Rp1,575 miliar (individu, proporsional untuk ganda/beregu)
  • Asian Games 2018 Jakarta-Palembang: Rp1,5 miliar (individu), Rp1 miliar (ganda), Rp750 juta (beregu)
  • Asian Games 2014 Incheon: Rp400 juta (individu)

Dengan skema terbaru ini, para atlet yang akan berlaga di Jepang pada 2026 memiliki motivasi ekstra. Pertanyaannya kini, mampukah kontingen Merah Putih memperbaiki perolehan medali dan membawa pulang lebih banyak emas untuk menikmati bonus bersejarah tersebut?

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top